Displaying items by tag: cara menggunakan hidrant

Sunday, 05 February 2017 11:51

Petunjuk Penggunaan Fire Hidrant

 

Cara pemakaian hidran pengetahuan tentang bahaya dan penanggulangan kebakaran harusnya diketahui oleh setiap orang. Informasi tentang cara penggunaan hidrant harus disisipkan dalam lingkungan kerja, perumahan, pabrik, hotel, sekolah maupun tempat lainnya pasti ada hal-hal yang menjadi ancaman untuk memicu terjadinya kebakaran. Paling tidak orang kini harus mengetahui dasar-dasar penggunaan alat pemadam api ringan, fire hydrant, fire alarm atau prosedur evakuasi saat terjadinya kebakaran untuk mengurangi resiko yang terjadi akibat kebakaran tersebut, yang berupa kerugian material, investasi berharga, bahkan korban jiwa.

pengetahuan dasar mengenai cara penggunaan fire hydrant ini bisa didapat dengan mudah dari internet. Atau bisa mengikuti training tentang basic penggunaan alat pemadam yang biasanya diadakan oleh perusahaan untuk memberikan pengetahuan kepada para karyawan dengan pemateri dari orang-orang yang telah ahli dalam bidang penanganan fire fighting atau dari personel dalam penggunaan fire hydrant secara umum, misal di sebuah perusahaan ada beberapa orang yang tergabung dalam tim fire brigade yang bertanggung jawab dalam tindakan pemadaman jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di area yang diproteksi. Tim tersebut paling tidak terdiri dari:

  1. nozzle  : bertugas berada di paling ujung yang mengarahkan noozle ke titik api
  2. hose : bekerja mempersiapkan selang dan menggulung saat pemadaman berhasil dilakukan
  3. pump  : fungsinya menangani permasalahan yang ada di ruang pompa
  4. valve : kegunaanya membuka aliran air pada hydrant pillar

 

commando : petugas memberikan komando ke semua anggota tim sekaligus penyampai pesan dari pumpman sampai nozzleman support : membersihkan area kebakaran agar petugas mudah menuju lokasi dan membantu hoseman mengatur selang sekaligus support pada nozzleman jika tekanan terlalu besar.

 

Untuk posisi ini paling tidak ada 3 orang. prosedur cara penggunaan fire hydrant

menggunakan fire hydrant harus sesuai dengan prosedur-prosedur yang berlaku, selain agar api dapat dipadamkan dengan baik juga untuk menjaga komponen yang digunakan lebih awet. Sehingga dapat digunakan lagi sebagai media memadamkan api jika suatu saat terjadi kebakaran di tempat yang sama. Secara garis besar cara penggunaan hidrant yang benar adalah sebagai berikut:

 

1. Persiapan selang fire hose 

angkat selang fire hose mendekat, bisa juga dipanggul jika terasa berat dan lempar selang tersebut ke arah yang mendekati api. posisikan selang agar tidak terbelit, sehingga aliran air nantinya bisa berjalan dengan lancar. jika panjang selang kurang, maka bisa ditambah dengan selang lainnya. menyambungkan pangkal selang dengan hydrant pillar. Jika sumber air dari box hydrant biasanya tidak perlu menyambungkan selang namun langsung ditarik ke arah api.

 

2. Persiapan nozzle

  • posisikan kaki agak merenggang agar tumpuan ke tanah kuat, persiapkan nozzle dengan pegangan yang sempurna.
  • posisi salah satu tangan adalah memegang ujung nozzle, dan tangan satunya pada pangkal dengan menjepitkan ke ketiak supaya tidak goyah.
  • berikan kode ke operator jika anda merasa sudah siap memadamkan api.

 

3. Persiapan aliran air 

cara untuk mengalirkan air dari pemegang nozzle adalah tangan lurus keatas sedangkan kode untuk menghentikan aliran air adalah melipat siku tangan dengan berulang-ulang.

cara penggunaan fire hydrant sesuai prosedur berdampak baik untuk instalasi beberapa pedoman penggunaan fire hydrant diatas ada yang perlu diperhatikan, yaitu saat menjadi operator adalah tidak membuka kran air (valve) terlalu cepat. Sifat air yang ada dalam instalasi fire hydrant adalah air yang mempunyai tekanan, sehingga bisa membahayakan petugas yang ada di depan (pemegang noozzle)seperti terpental karena pijakan tidak kuat. Menutup kran juga tidak disarankan dengan tergesa- gesa karena bisa mengakibatkan water hammer yang dapat merusak peralatan fire hydrant. Dengan mengikuti prosedur cara penggunaan fire hydrant yang tertulis diatas diharapkan hidrant dapat berfungsi dengan baik untuk padam kan api

 

12.  Alat-alat safety fire hidrant

fire hydrant system adalah sistem pemadam kebakaran yang terdiri dari beberapa subsistem seperti sumber air, pompa, perpipaan dan komponen hydrant. Kebakaran merupakan suatu kejadian yang tak terduga dan tak diharapkan karena dapat mengakibatkan kerusakan. Waktu yang dibutuhkan api untuk merusak pun terbilang singkat oleh sebab itu, perlu adanya sistem jaringan pemadam kebakaran agar terorganisir dengan baik dan mempercepat proses pemadaman. Fire hydrant system merupakan solusi terbaik untuk menanggulangi kebakaran yang terjadi. Pada artikel ini, akan dibahas lebih rinci mengenai sistem jaringan pemadam kebakaran.

fire hydrant system sendiri dapat diklasifikasikan menjadi tiga tipe yaitu sistem hidran gedung, sistem hidran halaman dan sistem hidran kota. Sistem hidran gedung merupakan sistem pemdaman yang dipasang pada gedung-gedung oleh pemilik gedung. Sistem ini terdiri dari tiga kelas yaitu, kelas i dengan selang kebakaran berdiameter 2,5” untuk pemadam yang terlatih. Kelas ii yaitu selang kebakaran yang digunakan berdiameter 1,5” untuk digunakan oleh penghuni gedung yang belum terlatih dan kelas iii yang  merupakan gabungan antara kelas i dan ii. Sistem hidran lapangan merupakan sistem pemadam kebakaran yang dipasang di luar gedung atau di halaman, umumnya terdapat hydrant pillar.

sistem hidran ketiga adalah tipe kota yang secara khusus dipasang oleh pemerintah kota dan disuplai dari pdam. Fire hydrant system terdiri dari pompa hidran yang berfungsi mengalirkan air dari tanki penampungan menuju nozzle. Pompa hidran umumnya diletakkan dalam ruangan khusus yang disebutt dengan rumah pompa. Tanki penampungan pada sistem ini terbagi menjadi tiga jenis yaitu tanki bawah tanah, tanki bertekanan dan tanki gravitasi yang bekerja berazaskan gaya gravitasi, tanki berfungsi sebagai tempat penyimpanan air untuk kemudian disuplai oleh pompa hidran dan didistribusikan melalui jaringan pipa hidran menuju titik hydrant pillar.

instalasi tanki penyimpanan air sementara bawah tanah (ground tank) pada sistem fire hydrantdirancang dengan fungsi utama untuk mensuplai kebutuhan fire hydrant saat terjadi kebakaran. Air ini tidak boleh digunakan untuk kebutuhan lain selain memadamkan api. Umumnya, ground tank telah dirancang sesuai kebutuhan untuk memadamkan api sementara sebelum mobil pemadam kebakaran datang. Kapasitas tanki harus sesuai dengan daya pompa, artinya air pada tanki harus cukup memenuhi kebutuhan hingga bantuan dari dinas kebakaran datang.

pompa pada dasarnya bekerja karena adanya listrik sebagai penggerak namun pada saat terjadi kebakaran umumnya pln akan memadamkan jaringan listrik dengan alasan agar kebakaran tidak menyebar. Seperti yang telah diketahui bahwa listrik merupakan salah satu penyebab terjadinya kebakaran. Lantas, bagaimana menginstalasi pompa hidran agar pompa dapat mengalirkan air saat pemadaman listrik?

 

Jenis pompa kebakaran fire hydrant system

j

ockey pump, pompa ini merupakan pompa paling umum digunakan untuk pemadam kebakaran karena pompa ini mendistribusikan air hidran saat posisi standby oleh sebab itu, air selalu berada pada jaringan

electrical pump merupakan pompa yang berfungsi mengalirkan air pada sistem dengan kemmapuan laju alir lebih besar dibandingkan dengan pompa sebelumnya. Pompa ini bekerja berdasarkan tekanan tertentu sesuai dengan kebutuhan. Pompa ini bekerja ketika kebutuhan debit air tinggi.

diesel pump, pompa ini bekerja menggunakan diesel sebagai bahan penggerak oleh sebab itu, pompa jenis ini sangat berguna saat pln memdamkan listrik.

hydrant pilar, adalah salah satu jenis perkakas tambahan yang digunakan dalam sistem pemadam kebakaran. Umumnya berada di luar (outdoor). Apabila di dalam ruangan, hydrant pillar digantikan dengan hydrant valve. Hydrant pillar biasanya diletakkan di tempat-tempat yang mudah terlihat dan strategis agar mudah ditemukan saat terjadi kebakaran. Hydrant pillar berfungsi sebagai output atau ke

luaran air hidran yang dihubungkan dengan selang dan nozzle untuk mengarahkan air ke sumber kebakaran. Hydrant pillar dibagi menjadi dua jenis yaitu pillar one way yang hanya memiliki satu sambungan selang dan pillar two way yang memiliki dua sambungan keluaran air. Harga pillar one way lebih murah dibandingkan dnegan pillar two way.

kami menjual berbagai macam jenis merk khusus alat safety fire hydrant equipment terlengkap dan harga termurah dan maintenance nya. Fire hydrant merupakan terminal air yang berfungsi sebagai bantuan darurat ketika terjadi kebakaran.

Fire hydrant ini juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Fire hydrant merupakan sebuah fasilitas wajib bagi bangunan- bangunan publik seperti pasar tradisional maupun modern, pertokoan, bahkan semestinya lingkungan perumahan pun harusnya ada fasilitas fire hydrant. Kami menjual berbagai produk fire hydrant system : hidrant box, hidrant pilar, hidrant falve, fire  hose, noozle hosse raak water monitor, dll

 

Alat hat hidaran , ada beberapa alat utama fire hidrant sistem yang berfungsi sebagai komponent yang terinergasi satu sama sama lain dalam satu rangkaiyan sistem hidaran diantaranya ada. 10 alat  hidran yang paling penting dan yang paling di butuh kan di antara alat- alat hidran lain nya .Di antara  adalah ..

 

1.Jockey pump              

2.Hidrant Box, H

3.Electrical pump          

4. Hidrant Falve,

5.Hydrant Pilar            

6.Fire  Hidrant Splingker

7.Fire Hose                   

8. Noozle Hosse Raak Water Monitor, dll1.Jockey Pump

 

Jockey pump, pompa ini merupakan pompa paling umum digunakan untuk pemadam kebakaran karena pompa ini mendistribusikan air hidran saat posisi standby oleh sebab itu, air selalu berada pada jaringan

 

JOCKEY FIRE PUMP

  • Brand: TERAL
  • Model: Asvm 2533-530
  • tipe: Vertical Multtistage Pump
  • Seal: Mechanical Seal
  • Cap: 15 GPM at 130 Meter
  • Power: 3,0 kwn, 3ph, 380v, 50hz, 3000 RPM
  • Driver: Factory Choice

 

Controler: complito NFPA 20 standard  Pompa ini berfungsi menstabilkan tekanan air sehingga dapat melancarkan proses pemadaman. Keterangan lengkap segera dibahas pada artikel terpisah.

 

2.Pompa listrik

Diesel Pump, pompa ini bekerja menggunakan diesel sebagai bahan penggerak oleh sebab itu, pompa jenis ini sangat berguna saat PLN memdamkan listrik.

Electrik Pump Fungsinya. wajib sistem fire hydrant Building Jaringan diadakan. pompa  hydrant berfungsi sebagai pemasok tekanan udara Primer untuk tinjauan yang akan dilakukan Untuk hydrant valve, hydrant hose reel OR pilar.

 

3. Hydrant Pillar

 

hydrant pilar, adalah salah satu jenis perkakas tambahan yang digunakan dalam sistem pemadam kebakaran. Umumnya berada di luar (outdoor). Apabila di dalam ruangan, hydrant pillar digantikan dengan hydrant valve. Hydrant pillar biasanya diletakkan di tempat-tempat yang mudah terlihat dan strategis agar mudah ditemukan saat terjadi kebakaran. Hydrant pillar berfungsi sebagai output atau ke

luaran air hidran yang dihubungkan dengan selang dan nozzle untuk mengarahkan air ke sumber kebakaran. Hydrant pillar dibagi menjadi dua jenis yaitu pillar one way yang hanya memiliki satu sambungan selang dan pillar two way yang memiliki dua sambungan keluaran air. Harga pillar one way lebih murah dibandingkan dnegan pillar two way.

output pillar hydrant berfungsi. untuk menyalurkan air dari pipa sehingga dapat dihubungkan dengan selang kebakaran atau selang hidran kebakaran.

 4. Fire hose 

 fire hose atau selang pemadam adalah peralatan utama yang berfungsi sebagai pengarah output air sehingga dapat langsung disemburkan pada titik api yang dituju.

 5. Hydrant box

hydrant box digunakan untuk menyimpan peralatan seperti fire hose, hose rack, hose reel dan nozzle selain sebagai tempat hydrant valve untuk disambungkan dengan selang pemadam / fire hose bila terjadi kebakaran.  

6. Hidrant, hidrant valve di gunakan disaat adanya perbaikan kebocoran di segi-segi pipa fire sistem hidrant untuk membuka dan menutup di setiap saluran air pipa yang mau di las atu di ganti sebagai mana baik nya agar di setiap pipa pipa itu bisa aktif kembali seperti awal sistem fire hidran hidran valve adalah kran untuk membuka dan 

7. Spinkler

sprinkler adalah alat yang berguna untuk memadamkan api secara otomatis dan alat ini merupakan bagian dari fire spinkler system yang akan mengeluarkan debit air ketika terdeteksi ada api, atau ketika telah melampaui suhu yang telah ditentukan. Alat ini dibutuhkan di perhotelan, restoran, rumah sakit, apartemen, mall, gedung perkantoran, dll.

8. Fire nozzle

nozzle pemadam kebakaran merupakan sebuah komponen atau perangkat yang memiliki peran besar dalam upaya memadamkan api kebakaran. Pada ujung selang petugas pemadam, dipasang nozzle yang berfungsi sebagai pengarah air bertekanan yang berasal dari instalasi jaringan pipa, maupun yang berasal dari tangki penampungan air di dalam mobil petugas pemadam kebakaran.

pada dasarnya, terdapat beragam macam nozzle dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Jenis nozzle kebakaran yang dipilih hendaknya disesuaikan dengan jenis api kebakaran yang timbul serta tingkat kebutuhan pada lokasi kebakaran. Namun, semua jenis nozzle kebakaran tersebut umumnya memiliki kemampuan beroperasi yang sama, yaitu dengan menggunakan sebuah katup penutup atau shut-off valve yang berfungsi sebagai pengontrol air.

kami menjual berbagai macam jenis merk khusus alat safety fire hydrant equipment terlengkap dan harga termurah dan maintenance nya. Fire hydrant merupakan terminal air yang berfungsi sebagai bantuan darurat ketika terjadi kebakaran.

fire hydrant ini juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda.

fire hydrant merupakan sebuah fasilitas wajib bagi bangunan- bangunan publik seperti pasar tradisional maupun modern, pertokoan, bahkan semestinya lingkungan perumahan pun harusnya ada fasilitas fire hydrant.

kami menjual berbagai produk fire hydrant system : hidrant box, hidrant pilar, hidrant falve, fire  hose, noozle hosse raak water monitor, dll

 

Thursday, 27 April 2017 10:51

Cara Menggunakan Alat Pemadam Api

 

Cara Menggunakan Alat Pemadam Api  yang baik dan benar yang telah umum diketahui. Cara ini merupakan metode standar yang dipakai dinas pemadam kebakaran maupun user / pengguna dengan penjelasan sebagai berikut :

tetapi, metode ini masih belum dipahami dengan jelas dan tepat oleh Cara Menggunakan Alat Pemadam Api  terutama bagi yang belum mengetahui tentang kaidah k3 (keselamatan dan kesehatan kerja). Karena itu sebelumnya berikut ini kami berikan informasi penting langkah-langkah menggunakan alat pemadam kebakaran yang benar dan tepat sesuai tipe tabung pemadam kebakaran. Ini penjelasan lengkapnya ;

 

4 LANGKAH CARA MENGGUNAKAN ALAT PEMADAM API

1. P = pull artinya tarik segel

2. A = aims artinya cabut pin

3. S = squeeze artinya tekan gagang tabung

4. S = sweep artinya sapu ke kiri dan ke kanan

 

bila mengetahui adanya asap atau api, segera ingat dan temukan posisi alat pemadam pemadam kebakaran portable terlebih dahulu. Ini merupakan petunjuk cara menggunakan alat pemadam kebakaran yang utama.

setelah menyadari adanya asap atau api dan mengetahui posisi alat pemadam kebakaran portable, segera ambil dari tempat apar digantung. kemudian bawa tabung pemadam tersebut ke tempat terdekat api dengan jarak 3 meter dari api.

siap-siap dengan posisi kuda kuda, kemudian gunakan cara menggunakan alat pemadam kebakaran dengan betul dan tepat. berikut caranya ;

 

4 CARA MENGGUNAKAN ALAT PEMADAM API

inilah cara menggunakan alat pemadam api ringan dengan betul dan petunjuk penggunaan apar yang dikhusukan pada cara memakai alat pemadam kebakaran dengan bahan kimia kering dan cara penggunaan alat pemadam api jenis abc.

 

setelah bersiap siap dengan posisi kuda kuda,  gunakan metode pass. Penjelasan detailnya sebagai berikut :

1. Cabut segel ; segel adalah pengunci pin gagang / valve tabung (ingat, pengunci pin, bukan pengunci gagang / valve tabung) yang berposisi diatas kepala tabung. Segel ini ada 2 model yaitu model plastik dan model timah, fungsinya untuk manahan pin gagang agar tidak tercabut.

2. Tarik pin : pin adalah pengunci valve tabung yang berposisi diantara valve gagang penekan tabung yang berbentuk besi kecil, fungsinya untuk menahan valve gagang tabung sehingga tidak tertekan (tidak mengeluarkan isi tabung).

3. Tekan gagang : gagang atau valve tabung berada di posisi paling atas tabung. Tekan gagang tabung dengan posisi stand by kuda kuda sambil arahkan nozzle selang ke titik api.

4. Sapu ke kiri dan ke kanan : setelah isi tabung keluar dan diarahkan ke titik api, segera sapu ke kiri dan ke kanan untuk menutup semburan api sampai padam.

 

CARA MENGGUNAKAN ALAT PEMADAM API CO2

kandungan 1 kg sampai 5 kg cairan co2

  • durasi – 20 detik / lebih
  • daya pancur – 1 meter sampai 2,5 meter
  • langsung tembak ke jarak terdekat dengan api 
  • lakukan gerakan menyapu 
  • desak api bergerak jauh ke samping / belakang hingga padam

 

SIFAT MEDIA PEMADAM CO2

  • non combustible
  • tidak mengantar arus listrik
  • tidak meninggalkan bekas
  • berbahaya bila digunakan dalam ruangaan tertutup
  • selain untuk pemadaman dipakai juga untuk bahan pendorong
  • thermal shock effect
  • tidak dapat diperuntukan memadamkan api klas d dan bahan kimia yang mengandung oksigen (cellulose nitrate ) 

 

SIFAT PEMADAMANNYA :

  • smothering : menurunkan kadar 02 ( oksigen ) didalam udara. 
  • cooling : mengambil sebagian panas.

 

cara menggunakan apar & tata cara penempatan tabung pemadam kebakaran 3 kg ini harus ditempatkan di tempat-tempat yang memenuhi syarat sebagai berikut :

1. Setiap jarak 20 meter.

2. Ditempat yang mudah di jangkau dan dilihat.

3. Pada jalur keluar arah refleks pelarian.

4. Memperlihatkan suhu sekitarnya.

5. Tidak terkunci.

6. Memperhatikan jenis dan sifat bahan yang dapat terbakar.

7. Intensitas kebakaran yang mungkin terjadi seperti jumlah bahan bakar, ukurannya, kecepatan menjalarnya.

8. Orang yang akan menggunakannya.

9. Kemungkinan yang mungkin timbulnya reaksi kimia.

10. Efek terhadap keselamatan dan kesehatan orang yang menggunakannya.

 

sop pelatihan penggunaan apar alat pemadam kebakaran hanya sebatas untuk memadamkan api pada mula kebakaran dengan ukuran relatif kecil dan dalam waktu tidak lebih dari 3 menit untuk bahan cair dan gas, serta tidak lebih dari 10 menit untuk bahan padat.Disebut juga dengan alat pemadam kebakaran trolley karena pada umumnya dilengkapi dengan dua buah roda untuk memudahkan mobilitas pengguna. Roda diperlukan karena apab memiliki bobot cukup besar, yakni dari kisaran 20 (dua puluh) s/d 100 (seratus) kg.

 

TATA CARA (PROSEDUR) ALAT PEMADAM API RINGAN

  • tarik/lepas pin pengunci tuas apar / tabung pemadam.
  • arahkan selang ke titik pusat api.
  • tekan tuas untuk mengeluarkan isi apar / tabung pemadam.
  • sapukan secara merata sampai api padam

 

METODE PRINSIP PEMADAM API KEBAKARAN

  • pendinginan
  • menghilangkan unsur panas.
  • menggunakan media bahan dasar air.
  • isolasi
  • menutup permukaan benda yang terbakar untuk menghalangi unsur o2 menyalakan api.
  • menggunakan media serbuk ataupun busa.
  • dilusi
  • meniupkan gas inert untuk menghalangi unsur o2 menyalakan api.
  • menggunakan media gas co2.
  • pemisahan bahan mudah terbakar
  • memisahkan bahan mudah terbakar dari unsur api.
  • memindahkan bahan-bahan mudah terbakar jauh dari jangkauan api.
  • pemutusan rantai reaksi
  • memutus rantai reaksi api dengan menggunakan bahan tertentu untuk mengikat radikal bebas pemicu rantai reaksi api.

 

kejadian kebakaran pada umumnya menimbulkan banyak kerugian baik itu korban jiwa maupun kerugian harta benda. Hal tersebut dikarenakan pada umumnya kebakaran sulit untuk dikendalikan untuk dapat memadamkan api (kebakaran) terdapat beberapa metode cara berdasarkan teori terbentuknya api (segitiga api) yaitu diantaranya ialah dengan metode pendinginan, isolasi, dilusi, pemisahan bahan mudah terbakar dan pemutusan rantai reaksi api.

metode prinsip pemadaman api kebakaransedangkan pengertian (definisi) kebakaran ialah nyala api baik kecil maupun besar pada tempat, situasi dan waktu yang tidak dikehendaki yang bersifat merugikan dan pada umumnya sulit untuk dikendalikan.

kebakaran juga termasuk dalam salah satu kategori kondisi/situasi darurat di lingkungan perusahaan baik dari luar maupun dalam lokasi tempat kerja.(dipadamkan). Untuk menghindari kerugian yang dimaksud, maka perlu kita kenali sifat-sifat terjadinya (tahap-tahap) kebakaran tersebut.

  • tahap- tahap kebakaran tersebut antara lain : tahap kebakaran muncul reaksi 3 (tiga) unsur api (panas, oksigen dan bahan mudah terbakar).
  • dapat padam dengan sendirinya apabila api tidak dapat mencapai tahap kebakaran selanjutnya.
  • menentukan tindakan pemadaman atau untuk menyelamatkan diri.

 

TAHAP KEBAKARAN TUMBUH

  • api membakar bahan mudah terbakar sehingga panas meningkat.
  • dapat terjadi flashover (ikut menyalanya bahan mudah terbakar lain di sekitar api karena panas tinggi).
  • berpotensi menimbulkan korban terjebak, terluka ataupun kematian bagi petugas pemadam.
  • tahap kebakaran puncak
  • semua bahan mudah terbakar menyala secara keseluruhan.
  • nyala api paling panas dan yang paling berbahaya bagi siapa saja yang terperangkap di dalamnya.

 

TAHAP KEBAKARAN REDA (PADAM)

  • tahap kebakaran yang memakan waktu paling lama di antara tahap-tahap kebakaran lainnya.
  • penurunan kadar o2 (oksigen) atau bahan mudah terbakar secara signifikan yang menyebabkan padamnya api (kebakaran).
  • terdapatnya bahan mudah terbakar yang belum menyala berpotensi menimbulkan nyala api baru secara.
  • berpotensi menimbulkan backdraft (ledakan yang terjadi akibat masuknya pasokan oksigen secara tiba-tiba dari kebakaran ruang tertutup yang dibuka mendadak saat kebakaran berlangsung).

gambar di bawah mengilustrasikan tahap-tahap kebakaran dari muncul api sampai kebakaran reda (padam):

 

 

 

Published in Alat Pemadam Api

Andy Rifky

WA - 087831213599

HP- 081211930009

PT. Global Mitra Proteksindo
Komp. Taman Palem Mutiara
Cengkareng, Jakarta Barat

OFFICE. 02122302338

E- Mail -gmproteksi@gmail.com

 

 

Indonesia 79.8% Indonesia
United States 12.3% United States
Malaysia 4.0% Malaysia

Total:

14

Countries
000601
Today: 16
Yesterday: 25
This Week: 220
Last Week: 302
This Month: 86
Last Month: 581