Saturday, 28 January 2017 03:05

Masker Gas Respirator

Written by
Rate this item
(0 votes)
Masker Gas Respirator Masker Gas Respirator

Masker Gas Respirator atau lebih dikenal dengan sebutan masker merupakan alat yang dipakai untuk perlindungan pernapasan akan udara yang terkontaminasi. Istilah masker sebenarnya kurang tepat dipergunakan untuk resonator, sebab pada umumnya masker dipergunakan untuk melindungi lingkungan terhadap kontaminasi dari pemakai masker, contohnya pekerja industri makanan, mereka memakai masker bertujuan untuk melindungi makanan supaya tak terkontaminasi air liur mereka, ataupun contoh lainnya ialah suster di rumah sakit, suster memakai masker bertujuan untuk melindungi pasien dari kontaminasi dokter maupun suster itu sendiri ditambah istilah masker kurang tepat ialah sebab masker tak fit ke wajah sehingga tak dapat dipergunakan untuk melindungi si pengguna. Sementara itu respirator fit ke wajah sehingga dapat melindungi pengguna dari kontaminasi lingkungan.Respirator terbagi menjadi 4 jenis, yaitu:

  • Powered Air-Purifying Respirator (PAPR).

  • Nonpower Air Purifying Respirator (NAPR).

  • Self Contained Breathing Apparatus (SCBA).

  • Supplied-Air Respirator (SAR).

Cara menggunakan alat pelindung pernafasan

Berikut ini cara menggunakan alat pelindung pernafasan dengan benar.

  • Sebelum dipergunakan, pastikan bahwa respirator serta elemennya dalam kondisi baik, katup saluran pembuangan pernafasannya sudah pada tempatnya.

  • Pasanglah respirator dengan cara memegang bagian depan dengan satu tangan serta tangan yang satunya memegang tali respirator ke atas kepala.

  • Selanjutnya letakkanlah tali bagian atas dengan cara menumpangkannya di atas kepala, sehingga tali bagian atas berada di atas telinga serta tali bagian bawah berada di bawah telinga.

  • Kaitkanlah tali bawah di belakang leher lalu kencangkan sehingga pas di muka serta nyaman.

  • Demikian juga dengan tali bagian atas. Kencangkan dengan cara menarik tali di kedua sisi sampai respirator benar benar menutupi hidung, jangan terlalu kencang sebab akan mengakibatkan hidung tertekan.

  • Kencangkanlah tali bawah dengan cara menarik tali di kedua sisi, sampai respirator benar – benar pas menutupi pipi.Sebelum melakukan pekerjaan, sebaiknya uji resonator terlebih dahulu dengan cara berikut:Periksalah tekanan negatifnya yaitu dengan cara menutup kedua filter menggunakan telapak tangan, kemudian tarik nafas serta tahan selama 5 detik. Apabila udara dari luar terhambat masuk serta tak ada udara bocor itu berarti respirator pas serta terpasang dengan benar.

  • Periksalah tekanan positifnya yaitu dengan cara menutup katup saluran pembuangan menggunakan telapak tangan, apabila respirator mengembung serta tak bocor itu berarti respirator terpasang dengan benar.

Dengan menggunakan masker ini, maka udara atau oksigen yang dihisap terlebih dahulu akan disaring melalui filtrasi ketat yang ada pasa masker. Dengan demikian udara yang terhirup adalah udara bersih yang sudah difilter dari berbagai partikel berbahaya. Karena fungsi masker respirator memang untuk menyaring oksigen Yang Tidak segar. Masker safety juga saat ini banyak digunakan dalam industry otomotif, terutama untuk aktivitas cat mobil. Ini karena pada cat mobil terdapat zat kimia yang berbahaya apabila terhirup manusia. Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, maka sangat disarankan untuk menggunakan masker safety.

Bagi Anda yang bekerja atau beraktivitas di lingkungan beresiko misalnya di lingkungan Kimia Farmasi, Laboraturium Yang Kira- Kira nya udara tidak segar yang tercemar dengan berbagai partikel kimia berbahaya, maka sangat direkomendasikan untuk menggunakan alat ini. Apalagi jika ini menjadi rutinitas harian Anda, sebab partikel dan polutan yang dihirup dapat terakumulasi yang dalam jangka panjang akan menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Untuk mendapatkan masker respirator ini bukanlah hal sulit dilakukan karena saat ini ada banyak sekali toko perkakas yang jual masker respirator, bahkan Anda tidak hanya dapat menemukannya di toko konvensional saja, tetapi juga di toko-toko online. adalah tokootomotif.com yang merupakan salah satu toko jual masker respirator online yang sangat direkomendasikan. Disini menyediakan banyak sekali pilihan merk dan jenis masker respirator dengan harga yang murah dan bersaing.

Masker motor ini melindungi kita dari polusi udara dan tentunya msih banyak kegunaan lainnya, diantaranya adalah:

Masker dapat menyaring debu, debu di udara sangat kotor dan ketika debu itu masuk kedalam sistem pernafasan kita otomatis itu akan mengganggu kesehatan tubuh kita.

Masker dapat melindungi kita dari panas matahari, meskipun masker adalah alat pelindung dengan ukuran yang kecil namun masker ini bisa melindungi wajah kita dari efek buruk sinar matahari.

Masker dapat menyaring gas atau partikel-partikel beracun lain yang bertebaran di udara seperti karbon monoksida,nitrogen dioksida, hidrokarbon, timbal dan karbon dioksida. Semua zat tersebut sangat berbahaya misalnya CO (Karbon monoksida) ,meskipun gas ini tidak berwarna, tidak berbau namun gas ini bersifat racun. Jadi kalau terhirup oleh manusia makan akan mengganggu sistem kerja tubuh kita 

Masker  Respirator

mempunyai fungsi yang sangat vital dalam menjaga udara yang masuk ke paru paru kita , banyak perusahaan menggagap remeh hal ini yang mengakibatkan timbulnya penyakit radang pernafasan dan bisa berakibat kematianpemasangan Filter pada masker haruslah sesuai pada tempatnya / lokasi nya .Masker mempunyai beragam jenis dan type nya sepert:merek 3M :disposible, masker yang hanya sekali pakai saja .contoh P/N.8210Reusible, masker yang bisa digunakan kembali contoh.seri 3000/6000/7000Filter pun demikian mempunyai beragam type dan jenis nya ,ada dalam bentuk bulat dan empat persegi panjang dengan daya pemakain berbeda bedaFilter sangat menentukan penggunaan nya jika penggunaan filter tidak sesuai dilokasi penggunaan nya maka fatal akibat nyapenggunaan filter untuk .debu/chemical/Petrocemical /Oil&gas /painting , masing masing kategori tsb mempunyai sifat dari partikel yang dikandung nya dan harus sesuai filter yang dipakai. Masker plastik lentur dengan lapisan karbon filter sehingga dapat menangkal debu dan racun untuk tidak terhisap ke pernafasan. 

atau lebih popular dikenal dengan masker adalah alat yang digunakan untuk perlindungan pernapasan terhadap udara yang terkontaminasi. Sebenarnya istilah masker kurang tepat digunakan untuk respirator. Masker umumnya digunakan untuk melindungi lingkungan dari kontaminan dari pengguna masker, misalnya para pekerja di industri makanan menggunakan masker untuk melindungi makanan dari kontaminasi air ludah pekerja, atau suster di rumah sakit menggunakan masker untuk melindungi pasien dari kontaminasi suster atau dokter. Karena masker tidak fit kewajah sehingga tidak bisa digunakan untuk melindungi sipemakai. Sementara respirator harus fit kewajah sehingga bisa melindungi sipengguna dari kontaminan lingkungan. Secara garis besar respirator terbagi menjadi empat jenis , yaitu:

Nonpower Air Purifying Respirator (NAPR)

Powered Air-Purifying Respirator (PAPR)

Supplied-Air Respirator (SAR)

Self Contained Breathing Apparatus (SCBA)

Berikut akan dijelaskan secara ringkas ke empat jenis respirator tersebut diatas.

1.Nonpower Air Purifying Respirator (NAPR)

NAPR adalah pemurni udara dari kontaminan dan hanya dapat digunakan pada atmosfer yang mengandung oksigen minimal 19.5%. NAPR memurnikan udara yang terkontaminasi oleh partikel, aerosol, uap dan gas sebelum udara tersebut masuk kedalam sistem pernapasan. Aliran udara kedalam sistem pernapasan melalui NAPR dialirkan secara alami oleh pernapasan sipengguna tanpa adanya bantuan dari sistem lain. Ada dua jenis NAPR yaitu Respirator gas & uap dan particulate respirator.

Respirator Gas dan Uap

Respirator gas dan uap umumnya dikenal dengan “Chemical Cartridge Respirator atau Gas Masks”. Perbedaannya adalah kalau gas masks menggunakan elemen pemurni udara yang disebut canister dengan ukuran lebih besar dari cartridge yang digunakan pada chemical cartridge respirator. Gas dan uap ditangkap oleh sorbent (bahan penyerap gas dan uap) dan menyimpannya, kemampuan serap sorbent sangat tergantung dari jenis dan luas permukaan yang dapat menyerap uap dan gas. Umumnya sorbent memiliki permukaan luas yaitu sekitar 1500 m2 / gram. Gas atau uap yang melewati sorbent akan terikat pada permukaan sorben baik secara fisik atau secara kimia yang dikenal dengan absorbsi. Absorbsi adalah kemampuan sorben untuk mengikat melekul gas atau uap baik secara kimia atau fisika. Biasanya daya ikat fisik dari sorben lemah dan bisa lepas kembali. Ikatan kimia biasanya lebih kuat dari ikatan fisik, untuk uap dan gas biasanya digunakan karbon aktif yang sudah ditreatmen atau ditambahkan dengan bahan kimia khusus agar besifat selective untuk mengikat gas atau uap tertentu. Ikatan kimia biasanya tidak bersifat reversible seperti halnya ikatan fisik. Catridge dan canister memiliki kemampuan serap yang tinggi pada awal penggunaan dan akan mengalami penurunan hingga akhir masa pakai (masa jenuh). Lama masa jenuh sangat tergantung dari konsentrasi uap atau gas diudara dan perawatan terhadap respirator tersebut. Canister atau catridge harus diganti sebelum jenuh, tidak ada ketentuan yang ditetapkan oleh OSHA berapa lama catridge atau canister bisa digunakan, tapi OSHA memberikan petunjuk kapan harus dilakukan penggantian. Ada dua metoda yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah catridge atau canister sudah harus diganti, yaitu pertama yaitu dengan melihat indikator end of service life yang terdapat pada canister atau catridge dan yang kedua adalah dengan mengembangkan jadual penggantian berdasarkan petunjuk OSHA. Informasi penggantian dapat diperoleh dari pembuat atau pemasok respirator tersebut. Respirator gas dan uap ini tidak boleh digunakan pada kondisi IDLH (Immediate Dangereous to Life and Health) atmosfir atau kondisi konsentrasi oksigen dibawah 19.5%. Gas masker boleh digunakan untuk proses penyelamatan jika tidak kekurangan oksigen (>19.5%). Respirator gas dan uap tidak boleh digunakan untuk masuk kekondisi lingkungan yang memiliki konsentrasi uap atau gas dengan tingkat bahaya yang tinggi dan menunjukkan tingkat kehidupan yang rendah pada konsentrasi maksimum. Ada respirator khusus untuk bahan kimia berbahaya seperti vinil klorida dan formaldehid yang telah disetujui oleh NIOSH, karena pengunaan respirator uap organik biasa tidak bisa digunakan karena keterbatasan kemampuan sorben. Anda sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan pembuat atau pemasok dalam menentukan jenis respirator yang akan digunakan dan hendaklah selalu mengacu pada standar internasional yang sudah ditetapkan.

Particulate Respirators

 

Particulate respirator digunakan untuk memurnikan udara dari partikel-partikel yang tersuspensi di udara (aerosol). Filter dari respirator menangkap partikel atau aerosol dari udara dengan metoda penyaringan, sehingga udara yang melewati respirator menjadi bersih dari particulate. Mekanisme filtrasi oleh fiber ini disebut juga penyaringan secara mekanik, dan ini akan sangat tergantung dari kerapatan (density serat dari filter. Untuk meningkatkan daya saring dari respirator, biasanya diberikan muatan listrik statis (elektrostatis) pada bahan fiber sehingga mampu menyaring partikel yang jauh lebih kecil. Efisiensi dari penyaring partikel juga sangat ditentukan oleh ukuran partikel, secara umum partikel dengan ukuran 0.1 – 1.0 mikron sangat sulit untuk ditangkap, artinya tingkat penetrasinya tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa partikel dengan ukuran 0.3 mikron adalah partikel yang paling tinggi tingkat penetrasinya atau paling sulit untuk ditangkap. Maka partikel dengan ukuran 0.3 mikron dijadikan standar untuk menentukan efisiensi dari suatu respirator partikel. Sebagai contoh jikan suatu repirator memiliki spesifikasi N95, ini artinya bahwa respiraor tersebut memiliki efesiensi penyaring 95% terhadap partikel dengan ukuran 0.3 mikron. NIOSH mengklasifikasikan nonpowerd air-purifying respirator menjadi 3 series, yaitu :

N Series – Not resistant to Oil. Respirator dengan kode N menunjukkan bahwa respirator tersebut tidak bisa digunakan dalam lingkungan atau atmosfer yang mengadung oil aerosol, atau hanya bisa digunakan untuk area yang free dari oil aerosol atau partikel yang berminyak.

R series – Resistant to Oil. Dapat digunakan untuk lingkungan yang mengandung oil aresol di atmosfernya atau partikel yang berminyak.

P series – Oil Proof. Dapat digunakan untuk lingkungan yang mengandung oil aresol di atmosfernya atau partikel yang berminyak.

Selanjutnya NIOSH juga mengklasifikasikan efesiensi dari respirator ini menjadi tiga kelas tingkatan penetrasi, yaitu:

Keals 100%, yaitu repirator yang mampu menyaring partikel dengan ukuran 0.3 mikron hingga >/=99.97% (efesiensi >/=99.97%)

Kelas 99%, yaitu respirator yang mampu menyaring partikel dengan ukuran 0.3 mikron hingga >/=99% (efisiensi >/=99%)

Kelas 95%, yaitu respirator yang mampu menyaring partikel dengan ukuran 0.3 mikron hingga >/=95% (efisiensi >/=95%)

Sekali lagi yang harus digaris bawahi adalah bahwa penentuan kelas tersebut diatas adalah berdasarkan pengujian dengan menggunakan partikel yang paling tinggi tingkat penetrasinya yaitu 0.3 mikron. Artinya partikel-partike dengan ukuran yang lebih besar atau lebih kecil dari 0.3 mikron akan memiliki tingkat penetrasi yang lebih rendah atau efisiensi dari respirator tersebut akan lebih tinggi terhadap partikel-partikel tersebut.

2. Powered Air-Purifying Respirator (PAPR)

PAPR adalah respirator pemurni udara dengan menggunakan pompa udara untuk mendorong atau menarik udara menuju respirator atau penyaring. Umumnya pompa atau blower udara tersebut menggunakan baterai.Adabentuk PAPR yaitu half mask, full facepiece, loose fitting facepiece helmets or hoods. NIOSH hanya mensyaratkan bahwa PAPR harus menggunakan HEPA filter efesiensi tinggi yang sudah diuji ketahanannya terhadap panas pada kondisi uji yang sudah ditetapkan. Karena PAPR adalah sistem pemurnian udara maka PAPR tidak boleh digunakan pada area Immediate Dangerous to Life and Health (IDLH) atau pada area yang kondisi atmosfernya mengandung oksigen dibawah 19.5%.

3. Supplied-Air Respirator (SAR)

SAR merupakan respirator dengan sistem pemberian udara segar dari luar area yang terkontaminasi, supply udara menggunakan selang dari tanki penyimpanan udara. SAR tidak memiliki filter kontaminan udara ataupun catridge. Jadi kualitas udara yang disuplai sangat tergantung dari udara luar sumber penyimpan udara eksternal. SAR juga hanya digunakan untuk lingkungan yang bukan IDLH. Ada tiga tipe SAR yaitu tipe A, B dan C. Tipe A dan B dikenal dengan masker selang dan tidak banyak digunakan. Tipe C dikenal dengan airline respirator yang dapat dilengkapi dengan half mask, full facepiece dan loose fitting facepiece helmets or hoods dengan tekanan udara tidak lebih dari 125 psi yang disuplai dengan selang udara. Jika menggunakan sistem tightfitting respiratory inlet coverings maka minimum aliran udara adalah 115 Lpm dan jika menggunakan loose-fitting respiratory inlet coverings maka minimum aliran udara adalah 170 Lpm. Dan Maksimum aliran udara untuk airline respirator adalah 425 Lpm. NIOSH mensertifikasi tipe “CE” mengacu pada tipe C SAR yang dirancang untuk abrasif blasting yang memiliki penutup bagian luar untuk melindungi pemakainya dari pantulan balik dari bahan abrasif. Panjang selang untuk perangkat tipe C diperolehkan 15, 25, atau 50 ft  sampai dengan maksimum 300 ft. Maksimum tahanan inhalasi dan exhalasi adalah 50mmH2O.

4. Self Contained Breathing Apparatus (SCBA)

Self Contained Breathing Apparatus atau dikenal dengan SCBA adalah alat bantu atau pernapasan untuk waktu tertentu sesuai dengan jumlah oksigen yang tersedia pada alat tersebut. SCBA menyimpan udara (oksigen) terkompresi, terkompresi atau oksigen cair, atau bahan kimia yang menghasilkan oksigen. Alat ini tidak memerlukan pasokan udara dari tempat lain atau dari luar. SCBA diklasifikasikan sebagai open-circuit atau closed circuit devices. Dalam rangkaian terbuka (open circuit) aliran pernapasan dibuang keluar atau ke atmosfer. Dan dalam rangkaian tertutup (closed circuit) aliran pernapasan disimpan didalam respirator untuk selanjutnya ditangkap CO2 dan moisture yang ada dan direkondisi dengan oksigen segar.

 

SCBA biasanya digunakan pada area yang kontaminasi udaranya sangat tinggi, sehingga perlu juga diperhatikan kemungkinan paparan terhadap tubuh seperti kulit. Uap dan gas tertentu pada konsentrasi tinggi dapat merusak bagian tubuh lain selain pernapasan. Misalnya udara yang terkontaminasi ammonia pada konsentrasi sekitar 3% dapat menyebabkan luka bakar pada kulit. Asam Hydrocyanic dalam bentuk gas, pada suhu sedikit diatas suhu kamar dapat menembus kulit dan menyebabkan keracunan sistemik. Untuk menghindari potensi bahaya terhadap bagian tubuh lain, maka sangat disarankan untuk memilih pakaian pelindung yang tepat.

Mask Respirator adalah perangkat yang dirancang untuk melindungi pemakainya dari menghirup sesuatu yang dapat berdampak bahaya  misalnya saat menghirup : debu, asap, uap, atau gas. Mask Respirator tersedia dalam berbagai jenis dan ukuran yang biasanya digunakan oleh, industri, militer, swasta, dan masyarakat umum. Ada dua macam respirator Respirator sekali pakai dan respirator yang dapat diganti cartridge nya pada saat carbon habis. Mask Respirator terdapat dua kategori yang secara sistem berbeda :

Yang pertama adalah respirator yang memiliki fungsi sebagai pemurni udara, respirator ini cara kerjanya memaksa udara melewati elemen penyaring agar udara tidak terkontaminasi sehingga udara yang masuk menjadi lebih bersih. Sistem respirator yang kedua adalah respirator yang terhubung dengan silinder yang berisi udara segar sebagai pasokan alternatif. Setiap kategori respirator apaun sitem yang ada berfungsi untuk mengurangi  atau menghilangkan isi udara berbahaya

 

Mengingat pentingnya menjaga saluran pernafasan dari berbagai macam kotoran yang bercampur dengan udara yang kita hirup, kami menyediakan berbagai macam peralatan untuk perlindungan pernafasan Anda.

Mask Respirator adalah perangkat yang dirancang untuk melindungi pemakainya dari mPolusi udara kini banyak tersebar di berbagai belahan wilayah dunia. Hal ini tentu saja diakibatkan dari jenis kendaraan bermotor yang tentunya banyak menimbulkan masalah lingkungan bagi masyarakat di sekitarnya. Informasi mengenai polusi udara ini membuat masyarakat melakukan antisipasi dengan cara menggunakan masker sebagai salah satu solusi tepat yang dapat dilakukannya. Hal ini berkaitan dengan masker yang bermanfaat sebagai alat bantu pelindung saluran pernafasan yang paling mudah untuk ditemukan.

Masker 3M dan juga masker respirator 3M adalah jenis masker yang paling aman untuk digunakan. Karena selain dapat menjaga kesehatan dengan lebih baik, masker tersebut juga dapat diperoleh dengan lebih mudah. Namun bagi Anda yang belum mengenal jenis masker yang satu ini, sebaiknya Anda perhatikan penjelasan singkat di bagian bawah ini :

Apa itu Masker Respirator?

Masker respirator 3M adalah jenis masker yang digunakan sebagai alat pelindung pernafasan dengan desain yang dibuat lebih menutupi secara rapat dari bagian wajah pengguna, utamanya pada bagian mulut serta hidung. Jenis masker yang satu ini sangat efektif dalam menyaring debu, partikel termasuk berbagai macam bentuk mikroorganisme yang terdapat di bagian dalamnya. Jenis masker yang sangat baik untuk digunakan apabila kondisi lingkungan disertai keadaan kabut asap. Hal ini berkaitan dengan kemampuannya dalam menjaring berbagai macam bentuk partikel pencemar lingkungan. Untuk bentuk dari masker yang satu ini, tampil dengan desain yang tidak biasa yang mana masker tersebut dibuat dengan bentuk bulat ataupun setengah bulat dan umumnya dibuat dengan menggunakan bahan berwarna putih. Itulah sebabnya banyak yang menyebutkan bahwa jenis maker yang satu ini nampak kaku, namun tidak mudah rusak. Hal ini juga berkaitan dengan tampilannya yang solid, sehingga tidak ada lagi celah yang dapat dimasukinya.

Selain kelebihan tersebut, jenis masker yang satu ini juga memiliki kekurangan, yang di antaranya hadir dari mereka yang tidak terbiasa menggunakan jenis masker tersebut, sehingga saat menggunakan masker 3M itu pun mereka merasa kepanasan serta tidak nyaman apalagi jika harus digunakan dalam jangka waktu yang lama. Tidak hanya itu saja, masker ini juga tidak dianjurkan bagi mereka yang memiliki penyakit jantung, orang tua, dan juga wanita hamil. Mengapa demikian? Karena penggunaannya itu sendiri dapat mengakibatkan rasa sulit untuk bernafas, sehingga kebutuhan oksigen pun tidak dapat terpenuhi dengan optimal. Selain itu, jenis masker ini juga terbilang cukup mahal. Oleh karena itulah, jarang sekali orang yang menggunakannya. Bahkan ketika kabut asap terjadi sekali pun. Namun jika Anda termasuk orang yang memilikinya, maka sebaiknya penggunaan masker ini Anda terapkan dengan cara yang tepat, sehingga tidak membahayakan saluran pernafasan Anda itu sendiri.

Jual Masker Respirator 3M dengan Pilihan Harga Terjangkau

Pada bagian di atas telah disebutkan bahwa harga masker 3M cukup tinggi jika dibandingkan dengan jenis masker lainnya. Namun bagi Anda yang membutuhkannya, kini Anda tidak perlu merasa repot karena Lazada pun telah menyediakannya dalam berbagai macam pilihan yang berbeda. Tidak hanya itu saja, Lazada juga memberikan promo dengan tawaran berupa potongan harga pada masker debu 3M, sehingga harga yang dimilikinya pun jauh lebih murah apabila dibandingkan dengan pilihan harga di tempat lainnya. Selain itu, sistem pembayaran yang digunakannya pun jauh lebih aman, karena Lazada juga menyediakan layanan Cash on Delivery yang tentunya jauh lebih aman.

Cara Menggunakan Masker Respirator dan Masker Full Face

Pada posting sebelumnya tentang respiratory protection / masker, saya sudah membahas mengenai metode pemilihan respiratory protection yang tepat untuk area kerja anda. Pada bahasan kali ini saya akan coba sharing mengenai cara menggunakan respiratory protection dengan tepat, dan juga mengenai perawatan respiratory protection. Karena akan sangat percuma apabila pemakaian dan perawatannya tidak tepat, contaminant udara akan tetap masuk dan mencemari tubuh kita yang akan menyebabkan kerusakan pada system pernafasan.

Ingat PAK (Penyakit Akibat Kerja) akan terasa setelah kita terpapar dalam periode yang lama (bertahun-tahun), untuk itu diperlukan konsistensi penggunaan masker oleh para pekerja. Sebagai contoh saya akan menggunakan jenis disposable masker standard yang umum dipakai di industry, yaitu masker yang berbentuk seperti mangkok (contoh Produk 3M seri 8234).Berikut ini langkah-langkah penggunaan respiratory protection/masker dengan tepat:       Bila diperlukan renggangkan terlebih dahulu tali masker menggunakan kedua tangan anda dengan cara menarik/merenggangkan pelan tali masker setiap 2 cm (lihat gambar 1)

1. Pegang masker dengan posisi seperti gambar

2, dengan nose clip berada di depan Letakkan masker menutupi hidung dan mulut anda, aturlah posisi masker serapat dan senyaman mungkin sesuai dengan kontur wajah anda (lihat gambar 3)

3. Tariklah tali masker pertama (atas), lalu masukkan ke kepala anda dan posisikan tali masker di mahkota kepala anda, tali masker melingkar melalui atas telinga anda (lihat gambar 4).

4. Tariklah tali masker kedua (bawah), lalu maskukkan ke kepala anda dan tempatkan tali masker di pertemuan antara kepala dan leher anda, tali masker melingkar melalui bawah telinga anda (gambar 5)

5. Pastikan tali tidak terpelintir. Rapatkan dan bentuklah nose clip sesuai dengan bentuk tulang hidung anda, dengan cara menekan nose clip di kedua sisi secara bersamaan menggunakan kedua tangan anda (gunakan jari telunjuk dan    jari tengah untuk menekan nose clip), (lihat gambar 6)

6. Peganglah talinya untuk melepaskan respirator/masker, upayakan tangan anda untuk tidak menyentuh respirator/masker yang anda pakai, karena kita tidak tahu contaminant apa yang menempel pada respirator anda.             Penggunaan masker sesuai prosedur di atas belumlah cukup, untuk memastikan bahwa masker kita sudah terpakai dengan benar, maka kita harus melakukan cek kebocoran respiratory protection/masker setiap akan memasuki tempat kerja. Berikut cara melakukan cek kebocoran pada respiratory protection/masker

Disposable respirator/masker Tutuplah respirator/ masker menggunakan kedua tangan anda. Hembuskan nafas (tekanan positif)

Tarik nafas (tekanan negative) Rasakan apakah ada udara yang keluar dari sela-sela respirator/masker Jika ada kebocoran maka perbaiki posisi respirator atau ulangi pemakaiannya Reusable respirator/masker Tutuplah filter/cartridge masker anda Hiruplah nafas (negative), rasakan apakah ada kebocoran dari sela-sela respirator/masker anda Tutuplah saluran pembuangan nafas pada masker anda Hembuskan nafas (positive),

rasakan apakah ada kebocoran dari sela-sela respirator/masker anda Bila terjadi kebocoran maka kencangkan tali masker anda atau ulangi pemakaian masker Umur respirator/masker Tidak ada satupun produsen respirator/masker yang memastikan masa pakai dari suatu respirator/masker, bahkan dengan penggunaan respirator/masker bertipe sama akan berbeda masa pakainya. Selama ini belum ditemukan teknologi yang bisa menjadi indicator jenuhnya/expired respirator. Untuk itu kita harus memahami hal-hal apa saja yang dapat mempengaruh masa pakai dari respirator dan apa saja tanda-tanda respirator yang sudah jenuh dan Expired. Adapun hal yang dapat mempengaruhi masa pakai respirator/masker adalah sebagai berikut: Tipe kontaminant yang ada  Besarnya konsentrasi kontaminant diudara Kelembapan udara Volume nafas pengguna Tanda-tanda respirator memasuki masa jenuh/expired yaitu sebagai berikut: Respirator untuk partikel (disposable respirator/masker) Bila menggunakan respirator/masker akan mengalami kesulitan bernafas.

Secara fisik kondisi respirator/masker sudah rusak,sobek atau kotor Terasa pusing/sesak saat menggunakan respirator/masker Tercium bau bahan kimia ketika menggunakan respirator tersebut di kantor/ ruangan yang bebas bahan kimia Apabila anda mengalami ketiga hal diatas maka dianjurkan bagi anda untuk segera keluar dari tempat kerja dan mengganti respirator/masker anda sebelum kembali bekerja. Reusable Respirator untuk gas/uap bahan kimia dapat dikatakan jenuh apabila terdapat tanda-tanda seperti diatas atau anda dapat mencium bau bahan kimia ketika anda menggunakan respirator/masker tersebut (tembus), apabila anda mengalami hal tersebut maka segeralah keluar dari tempat kerja anda dan gantilah cartridge respirator/masker anda sebelum anda kembali bekerja.          

Harga respirator/masker memang mahal, alangkah bijaksananya apabila kita menghemat penggunaan respirator/masker namun tetap aman dan efektif dipakai. Untuk memperpanjang umur suatu respirator/masker maka diperlukan perawatan khusus terhadap respirator/masker anda, diantaranya adalah sebagai berikut : Disposable respirator : Respirator ini tidak boleh dicuci dengan air. Tidak boleh disemprot dengan compressor Karena filter dari respirator/masker bersifat aktif (dapat mengikat kontaminant udara meski tidak dipakai), maka untuk penyimpanannya respirator harus ditaruh didalam plastic clip kedap udara. Dilarang menempatkan respirator/masker di tempat terbuka Reusable respirator (dengan cartridge) : Lepaskan terlebih dahulu filter dan katub-katub yang ada di masker Cucilah menggunakan tisu yang dibasahi air atau dengan air yang mengalir, gunakan sabun yang ringan (sabun cuci tangan). Bila perlu gunakan sikat gigi untuk membersihkan kotoran yang menempel pada masker. Lalu keringkan (jangan di jemur di panas matahari, akan tetapi cukup di angin-anginkan di tempat sejuk) Cek bagian-bagian yang rusak (cartridge, tali masker, gasper, katub dll) dan gantilah bila diperlukan  Rangkai kembali respirator anda Simpanlah respirator di dalam plastic clip kedap udara, lalu masukkan kedalam loker/almari Ok… sudah capek ngetiknya sebaiknya di akhiri saja dulu. “Pada dasarnya semua pengguna APD sudah baik namun belum tentu efektif/ maksimal terlindungi” Efektivitas penggunaan APD tergatung dari 3P :

PEMILIHAN : Harus sesuai dengan bahaya yang ada di tempat kerja anda, hal ini merupakan kewajiban dari management perusahaan untuk menyediakan APD yang sesuai dengan bahaya yang ada di perusahaan PEMAKAIAN: Sesuai dengan petunjuk pemakaian dari produsen, ini merupakan tanggung jawab dari Supervisor dan para pekerja untuk menjelaskan cara pemakaian APD yang benar dan pengawasan konsitensi pemakaian. PERAWATAN: Cara membersihkan menyimpan dan merawat, merupakan tanggung jawab pekerja untuk melakukan perawatan terhadap APD yang dia pakai

 

 

 

 

Read 5457 times Last modified on Saturday, 27 May 2017 05:56