Wednesday, 25 January 2017 18:01

Safety Con Plastic

Written by
Rate this item
(1 Vote)

Beberapa hal yang perlu anda ketahui tentang Traffic Cone

1. Pengertian :

Traffic Cone  Safety Cone merupakan Alat yang digunakan untuk pengaturan lalu lintas dan berbentuk kerucut yang terbuat dari plastik atau karet dan bersifat sementara.

2. Manfaat / Fungsi :

Digunakan untuk mengarahkan pengguna jalan agar menghindari bagian jalan yang sedang ada perbaikan, mengalihkan laju pengguna jalan dari kecelakaan lalu-lintas, atau untuk melindungi pekerja di jalan yang sedang melaksanakan pekerjaan perawatan atau pemeliharaan jalan.

3. Macam-macam model / jenis Traffic Cone :

a. Soft Safety Cone
b. Soft Safety Cone 911
c. Hard Safety Cone

Jenis-Jenis Traffic Cone
4. Bagian Traffic Cone :

a. Stackable  : Jika tidak digunakan, Cone dapat ditumpuk agar menghemat tempat.
b. Hand Grip : Pada bagian atas cone terdapat celah pegangan untuk memberikan kemudahan ketika cone hendak dipidahkan/diangkat.
c. Reflector Sticker : Beerfungsi untuk memantulkan cahaya supaya terlihat dari kejaujauh khususnya di area yang gelap.

5. Bahan Traffic Cone :

Berbahan karet yang kekerasannya 79 – 81 D.
Reflector
Plastic

6. Cara memilih Traffic Cone yang benar dan baik :Perhatikan Spesifikasi dari Traffic Safety Cone.
Pilih traffic safety cone dengan harga dan kualitas yang tinggi.
Periksa kondisi Traffic Safety Cone. Apakah bagian-bagiannya berfungsi dengan baik.

7. Kelebihan dan Kekurangan Traffic Cone :

Kelebihan :

Dibuat dari bahan karet yang berkualitas, alat ini tahan dengan semua keadaan cuaca.
Dilengkapi dengan warna spotlight yang dapat memantulkan balik cahaya ketika terkena lampu kenderaan, alat ini akan sangat berguna dalam kondisi gelap.

Kelemahan :

Traffic Cone terbuat dari bahan karet yang sangat lentur, sehingga para pengguna jalan tidak takut jika melindas safety cone.
Dengan Harga yang relative mahal, kebanyakan Traffic cone hanya dipakai oleh pihak Kepolisian dan oleh Dishub.


8. Bahaya Bila tidak menggunakan Traffic Cone saat bekerja :

Jika dalam pekerjaan seperti pembuatan jalan raya, safety cone sangat berguna untuk menghindari bagian jalan dari para pengguna jalan yang sedang dikerjakan, sehingga pekerja tidak khawatir jika ada kendaraan yang melintas. Dengan demikian kecelakaan dapat diminimalisir.

9. Tips Merawat Traffic Cone :

Kembalikan Safety Cone pada tempatnya seusai digunakan.
Lakukan pembersihan dengan teratur.
Periksa Safety Cone sebelum digunakan apakah bagian-bagiannya berfungsi dengan baik misal bagian reflector stiker, jika reflector sticker tidak berfungsi akan menyebabkan kecelakaan dimalam hari
Memastikan Safety Cone yang digunakan aman untuk keselamatan jika tidak sesuai maka perlu diganti dengan alat yang baru.

10. Beberapa Harga Traffic Cone :

Untuk harga dari safety cone :
Safety Cone dari bahan Plastic Rp.150.000
Safety Cone dari bahan Rubber/Karet Rp.250.000

  kita melihat traffic cone di jalan raya. Biasanya kita sering menjumpai traffic cone di depan sekolah, didekat pembangunan proyek dan di perbaikan jalan. Traffic cone merupakan perangkat pengaturan lalu lintas yang bersifat sementara berupa kerucut yang terbuat dari plastik atau karet. Banyak digunakan untuk mengarahkan lalu lintas untuk menghindari bagian jalan yang sedang ada perbaikan, mengalihkan lalu lintas pada kecelakaan lalu-lintas, atau untuk melindungi pekerja di jalan yang sedang melakukan pekerjaan perawatan dan pemeliharaan jalan.
Semakin berkembangnya teknologi, traffic cone pun ikut berkembang. Salah satunya yaitu ditambahkannya bahan retroflective. Bahan tersebut bisa memantulkan cahaya, sehingga alat ini bisa diletakkan ketika malam hari atau pada jalanan yang gelap. Pantulan cahaya tersebut berfungsi untuk memberitahukan kepada pengendara bahwa pada area pantulan cahaya tersebut terdapatkan traffic cone. Sampai dengan sekarang alat ini terbuat dari bahan plastik ataupun karet dengan warna Jingga yang begitu mencolok serta dilengkapi dengan pemantul cahaya.
Sekarang seluruh kerucut lalu lintas mesti sesuai standar BS EN 13422, standar tersebut menentukan sudut vertikal serta berat pada setiap tipe kerucut lalu lintas. Terdapat bermacam ukuran, hal tersebut bergantung pada di mana alat tersebut akan diletakkan. Semakin besar kecepatan kendaraan maka semakin tinggi juga kerucut yang mesti dipasang atau diletakkan.
Kini traffic cone tidak hanya digunakan di jalanan saja, tetapi juga dipergunakan di ruang publik lainnya seperti untuk menandai toilet yang rusak ataupun untuk menandai kondisi yang berbahaya semisal lantai licin dan lainnya.
Ukuran dan bentuk traffic cone sekarang sudah bervariasi sesuai dengan kebutuhan, ukuran standart mulai dari 30cm – 1m
Berikut jenis dan ukuran traffic cone sesuai kegunaannya
– 12 inci (305 mm), 1.5 lb (0.68 kg) – untuk dipasang pada indoor atau outdoor
– 18 inci (457 mm), 3 lb (1.4 kg) – untuk dipasang pada luar ruangan seperti ketika mengecat garis jalan
– 28 inci (711 mm), 7 lb (3.2 kg) – untuk dipasang pada jalan bukan tol misalnya untuk dipasang jalan lokal
– 28 inci (711 mm), 10 lb (4.5 kg) – untuk dipasang pada jalan raya atau jalan tol
– 36 inci (914 mm), 10 lb (4.5 kg) – untuk dipasang pada jalan raya atau jalan tol
 erucut lalu lintas (bahasa Inggris: traffic cone) adalah perangkat pengaturan lalu lintas yang bersifat sementara berupa kerucut yang terbuat dari plastik atau karet. Banyak digunakan untuk mengarahkan lalu lintas untuk menghindari bagian jalan yang sedang ada perbaikan, mengalihkan lalu lintas pada kecelakaan lalu-lintas, atau untuk melindungi pekerja di jalan yang sedang melakukan pekerjaan perawatan dan pemeliharaan jalan.
Kerucut lalu lintas dibuat dari bahan yang berwarna mencolok seperti oranye atau merah yang dilengkapi dengan pemantul cahaya, sehingga dapat terlihat dengan jelas pada siang maupun malam hari. Ukuran bervariasi dari 30 cm sampai 1 m.

Read 986 times Last modified on Sunday, 30 April 2017 04:02