Thursday, 06 April 2017 00:01

Alat -Alat Hidrant Halaman

Fire hidran adalah alat pemdamam kebakaran yang bersumberkan dari air bawah tanah yang di buat secara otomatis dengan siste yang otomatis oleh para ahli yang berpengalaman 

enyediaan jaringan pipa hydrant merupakan komponen utama lainnya yang diperlukan sebagai tempat penyaluran air dalam proses pendistribusian oleh pompa utama. Jaringan Pipa Hydrant menyalurkan air ke seluruh lokasi hyrant pillar atau hose reel maupun hydrant valve sampai dapat memadamkan api.Pipa Fire Hydrant

Fungsi Pipa Fire Hydrant adalah untuk menyalurkan atau mendistribusikan air ke titik-titik pengeluaran pada jaringan proteksi kebakaran.

Jangan pipa pada Fire Hydrant dapat dibedakan menjadi 5 jenis, yaitu:

Suction (Pipa Hisap);

Pipa Penyalur;

Pipa Header;

Pipa Tegak (Riser);

Pipa Cabang;

Suction Hydrant System

Suction (Pipa Hisap)

Suction (Pipa Hisap) adalah hydrant yang dilengkapi slang berdiameter 2.5". Penggunaannya diperuntukan bagi petugas kebakaran atau orang yang terlatih.

Pipa Penyalur

Pipa Penyalur adalah pipa yang terbentang dari pipa header sampai pipa tegak atau ke hydrant halaman. Diameter pipa bervariasi antara 4", 6", 8" sesuai dengan besar kecilmya sistem hydran yang dipasang.

Pipa Header

Pipa header dapat dikatakan sebagai pipa antara/penghubung utama, yang ukuran diameternya biasanya lebih besar dibandingkan pipa-pipa lainnya.

Pipa header sebagai tempat bertemunya pipa pengeluaran (discharge) dari pompa jockey, pompa utama, maupun pompa cadangan, sebelum masuk ke pipa penyalur.

Selain itu pipa header biasanya dihubungkan juga ke tangki bertekanan (pressure tank), tangki pemancing (priming tank), sirkulasi/by passke reservoir utama (safety valve), pressure switch, dan ke manometer untuk mengukur tekanan kerja pompa

Pipa Tegak (Riser)

Pipa tegak adalah pipa yang dipasang vertikal dari lantai terbawah ke lantai teratas dari bangunan yang dihubungkan dari pipa penyalur.

Pipa Cabang

Pipa cabang  adalah pipa yang dihubungkan dari pipa tegak sampai ke titik pengeluaran (outlet) hydrant pada lantai-lantai bangunan.

3. Hydrant Pillar

Hydrant Pillar berfungsi untuk menyalurkan output air dari jaringan pipa sehingga dapat disambungkan dengan selang pemadam atau fire hose.

Hidrant pilar adalah alat pemadam kebakaran yang terhubung dengan sumber air bertekanan. Alat ini bermanfaat untuk pemadaman api tanpa membuat penggunanya khawatir terhadap kekurangan pasokan air. Hadir dengan dua varian, yakni cabang satu dan cabang dua, hydrant pillar diperuntukkan untuk pemakaian outdoor. Perbedaan cabang satu dan cabang dua terletak pada berapa sumber air yang dapat dialirkan saat penggunaan.

Di atas permukaan tanah, hydrant pillar adalah sebuah pilar berwarna merah yang dapat dihubungkan dengan selang pemadam kebakaran saat dibutuhkan. Di bawah permukaan tanah, alat ini memiliki sistem instalasi yang terintegrasi dengan komponen-komponen pendukung lainnya seperti pipa utama pengalir air, pipa bertekanan serta support block untuk alas dan penyangga.

Artinya, pemasangan hydrant pillar membutuhkan perhitungan yang matang dan bukan sekedar persoalan meletakkan alat. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Pertama, marking lokasi di mana akan diletakkan hydrant pillar dalam arti jauh dekatnya alat ini dengan bangunan yang dilindungi. Kedua, keberadaan pipa pengalir air di sekitar lokasi. Ketiga, bagaimana jalur pipa akan memiliki akses langsung dengan hydrant pillar sehingga akhirnya dapat mengalirkan air.

 

Bahan dasar besi lapis chrome menjadikan hydrant pillar sebagai alat pemadam kebakaran yang antikarat. Setiap hydrant pillar dilengkapi juga dengan sistem drainase yang terbuat juga dari bahan antikarat. Dengan begitu, meskipun diletakkan di luar, kualitas hydrant pillar akan tetap terjaga meskipun mengalami perubahan cuaca dan suhu yang ekstrem dan selalu siap digunakan sebagai alat pemadam api jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Hydrant pilar atau sering disebut dengan hydrant halaman atau hydrant kota adalah suatu sistem pencegah kebakaran yang membutuhkan pasokan air dan dipasang di luar bangunan. Hydrant ini biasanya digunakan oleh mobil pemadam kebakaran (PMK) untuk mengambil air jika kekurangan dalam tangki mobil. Hydrant ini di letakkan disepanjang akses mobil PMK. Karakteristik dan kesesuaian lahan untuk loaksi hydrant adalah sebagai berikut

4. Fire Hose 

Fire Hose atau Selang Pemadam adalah peralatan utama yang berfungsi sebagai pengarah output air sehingga dapat langsung disemburkan pada titik api yang dituju.

Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan.Fire Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan. Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan. National  Fire

5. Hydrant Box

Hydrant Box digunakan untuk menyimpan peralatan seperti fire hose, hose rack, hose reel dan nozzle selain sebagai tempat hydrant valve untuk disambungkan dengan selang pemadam / fire hose bila terjadi kebakaran. 

Box Hydrant Dan Perlengkapannya

Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan.  National    Fire

Box hydrant dan perlengkapannya merupakan sebuah box yang di cat menggunakan warna merah, pada sisi bagian depan bertuliskan HYDRANT. Box hydrant dan perlengkapannya berfungsi untuk menyimpan selang kebakaran dan nozzle sehingga perlengkapan yang tersimpan di dalam hydrant box dapat lebih tahan lama.  Hal ini juga untuk mempermudah fireman ( petugas kebakaran ) dalam melakukan pemadaman sebuah kebakaran saat kebakaran terjadi. Box hydrant dan perlengkapannya biasanya di tempatkan bersebelahan dengan hydrant pillar. Box Hydrant Dan Perlengkapannya

Ada kalanya hydrant box dan perlengkapannya ditambahkan hose rack yang berfungsi untuk menempatkan selang agar selang dapat tersusun dengan rapi, manfaat lain dari hose rack untuk mempermudah petugas kebakaran saat akan menggunakan, karena dengan menggunakan hose rack fireman ( petugas kebakaran ) tidak perlu menggelar selang dengan cara melempar tetapi cukup dengan menarik bagian ujung selang menuju ke sumber kebakaran, hal ini akan mempermudah petugas kebakaran dalam melaksanakan pekerjaannya dan mempercepat proses kerja.

Hydrant box memiliki 2 macam type

Hydrant Box Outdoor : hydrant box ini dipasang diluar ruangan bersebelahan dengan hydrant pillar

Hydrant Box Indoor : hydrant box indoor dipasang di dalam gedung, sebagai pengganti hydrant pillar maka didalam hydrant box indoor di pasang hydrant valve yang berfungsi sebagai outlet jaringan hydrant. hydrant valve yang terpasang di dalam hydrant box indoor sudah di lengkapi dengan coupling sehingga selang dapat terhubung dengan valve hydrant. Penempatan hydrant box indoor terpasang menempel pada dinding, untuk perlengkapannya sama dengan hydrant box outdoor. Biasanya ukuran selang dan nozzle untuk hydrant box indoor lebih kecil dibanding dengan hydrant box outdoor. Ukurang selang Box indoor menggunakan selang berdiameter 1,5″ sedang penggunaan selang pada hydrant box outdoor menggunakan selang berukuran 2,5″.

Untuk melakukan perawatan Box Hydrant Dan Perlengkapannya baik hydrant box outdoor maupun hydrant box indoor, hindari genangan air yang biasanya terjadi sehabis menggunaan selang kebakaran, upayakan melakukan pengeringan selang sebelum menempatkan selang kebakaran didalam box hydrant, hal ini dilakukan agar box tidak mudah korosif yang akan memperpendek usia box hydrant. Ini adalah sebuah cara agar hydrant box dan perlengkapannya dapat bertahan lebih lama.

Hydrant Box

Hydrant Box atau Hydrant gedung adalah suatu sistem pencegah kebakaran yang menggunakan pasokan air dan dipasang di dalam bangunan atau gedung dan untuk menentukan jumlah dan titik hydrant gedung menggunakan acuan Standart National Indonesia (SNI).

Topografi juga berpengaruh penting terhadap kelancaran tekanan air pada hydrant. Semakin tinggi lokasi yang akan digunakan semakin kecil tekanan airnya.

Penggunaan Lahan

 

Penggunaan lahan digunakan untuk melihat daya dukung lahan yaitu untuk mengetahui sejauh mana kemampuan sumber daya lahan untuk suatu penggunaan tertentu. Lahan yang dimaksud adalah lahan kering yang berada  di wilayah pemukiman atau yang sudah padat penduduk.