Thursday, 06 April 2017 00:24

Jenis Dan Nama Alat Yang Ada Pada Hydrant

Untuk mengantisipasi resiko kebocoran pada perlengkapan kebakaran dibutuhkan produk-produk perlengkapan kebakaran dengan mutu dan kualitas yang lebih baik. Saat ini anda tidak perlu kawatir dan takut kebocoran perlengkapan kebakaran ( Fire Hydrant Equipment ) mengalami kebocoran karena saat ini kami menghadirkan produk yang tidak perlu diragukan lagi. produk perlengkapan kebakaran antara lain, Siamese Connection Hooseki  tersedia dengan kualitas terbaik, dengan spesififkasi material :

JENIS DAN NAMA YANG ADA DI HIDRANT

Berikut Fungsi Komponen Hydrant :

pasokan air yang tersedia dan tempat penyimpanan – Tempat penyimpanan dapat berupa saluran pipa air utama, tangki air statis atau bendungan. Perlu diperhatikan kebocoran pada tempat penyimpanan pada saat pengisian air otomatis. Pertimbangkan pula mengenai kapasitas air, apakah itu cukup atau tidak untuk mengatasi kebakaran besar.

Valve dan Sambungan Pipa

Pipa dan valve meupakan komponen penting dalam proses distribusi air. Pipa bertanggung jawa atas air yang mengalir dari reservoir air ke daerah hidran tanpa pembatasan. Ukuran pipa dan katup harus ditentukan berdasarkan persyaratan pasokan air dan analisis hidrolik sesuai dengan pedoman Standar Australia dari AS2419. Dalam sistem perpipaan pun perlu dilakukan gambar tiga dimensi yang disebut dengan isometric. Isometric adalah teknik menggambar rangkaian pipa tiga dimensi berdasarkan arah.• Fire Brigade Booster – perakitan ini akan memungkinkan koneksi yang cepat dan mudah untuk peralatan pemadam kebakaran dalam memompa air tambahan ke hidran. Dalam instalasi yang normal  berfungsi untuk mengontrol tekanan yang keluar dari sistem hidran.

Booster Pumpset

Booster Pumpset merupakan peralatan yang dapat digunakan ketika ada keterbatasan hidrolik dan tekanan tambahan yang diperlukan untuk memberikan pasokan air yang cukup. Pumpset dapat menjadi motor listrik atau mesin diesel, tergantung pada persyaratan untuk lokasi.

Hydrant  

Hydrant merupakan sistem yang menghubungkan selang api untuk pasokan air dan dilengkapi dengan valve untuk mengubah aliran air atau mematikan bila tidak diperlukan. Lokasi hidran harus ditentukan berdasarkan Standar Australia AS2419, yang akan menentukan lokasi mana yang mudah diakses untuk menanggulangi kebakaran.

Fire Hose

Selang kebakaran berfungsi mendistribusikan air dari reservoir menuju nozzle untuk memadamkan api. Selang merupakan peralatan tambahan pada situasi tertentu yaitu situasi yang memerlukan selang kebakaran umumnya di tempat datar dan lokasinya dekat hidran. Hal ini akan memungkinkan konektivitas cepat jika diperlukan untuk kondisi kebakaran darurat• Block plan – ini merupakan sistem perencaan awal sebelum penginsatlan sistem hidran. Ada banyak hal yang masuk dalam list block plan antaranya ruang pompa dan ruang kontrol. Selain itu dibahas secara terperinci mengenai pasokan air dan peralatan lain yang digunakan. Informasi penting lainnya seperti tahun instalasi, nama kontraktor dan item lainnya juga termasuk dalam rencana blok.

Untuk meyakinkan bahwa sistem hidran yang akan diinstal  dalam kondisi yang baik maka sebaiknya menghubungi pelayanan kebakaran atau lembaga yang mengerti mengenai pelayanan sistem hidran. Apabila telah menginstal sistem hidran, perlu diperhatikan jadwal pengecekan terhadap alat-alat yang terdapat pada sistem hidran, alat-alat harus selalu dipastikan dalam keadaan yang baik apabila tidak dilakukan pengecekan maka penggantian alat akan cepat dilakukan dan fungsi sistem hidran sebagai alat pengaman akan menurun, hal ini tentu saja merugikan. Pengecekan umumnya dilakukan oleh orang-orang yang telah profesional dalam bidang ini.Fire Hydrant Equipment merupakan perlengkapan penunjang dalam sistem jaringan instalasi kebakaran, pada beberapa kasus banyak timbul permasalahan saat sebuah sistem kebakaran diaktifkan, dalam hal ini keluhan sering muncul adanya kebocoran pada perlengkapan yang sudah terpasang.

Keluhan Kebocoran Pada Fire Hydrant Equipment Sering terjadi pada jeleknya kualitas seal pada hydrant pillar sehingga masalah ini sangat mengganggu kinerja dari sistem hydrant tidak dapat berfungsi secara optimal, keluhan lain terjadinya kebocoran pada fire hose bahkan sering terjadi kendala yang dialami pada fire hose pecah atau bahkan fire lengket lengket, hal lain yang memungkinkan terjadi kebocoran adalah pada bagian hydrant valve dan terkadang valve menjadi berkarat dan tidak dapat difungsikan.

Kejadian kejadian yang terjadi seperti pada kasus diatas sangat membahayakan manakala terjadi sebuah insiden kebakaran sehingga penangananya menjadi tertunda dan berisiko terhadap kasus kebakaran itu sendiri yang pada akirnya tidak dapat ditangani dengan segera kemudian menimbulkan kebakaran menjadi semakin meluas.

Fire Hydrant Equipment Berkualitas

Alat-Pemadam-STARVVO-800
Alat-Safety-edit-800
banner_image_800
fire-hydrant-system-Slide
Refill-isi-ulang-apar-work-shop
1/5 
start stop bwd fwd

 

Teresdia type S7 ( wall ) pemasangan menempel dinding, type S11 pemasangan terhubung dengan mainline ( jalur utama instalasi hydrant )

Terbuat dari brass berkualitas tinggi dengan teknologi pengecoran modern menghasilkan produk berkualitas dan hasil finishing lebih halus.

Tersedia beberapa varian coupling antara lain Machino Coupling & VDH sehingga dapat memenuhi kebutuhan anda.

Siamese Conection Hoseeki tersedia dalam ukuran inlet 4 inchi outlet 2,5 inchi X 2,5 inchi.

Berat 8.800 gr.

Finishing menggunakan Polish Coating.

Tekanan kerja 10 kg / cm.

Test tekanan 15 kg / cm. Siamese Connection berfungsi sebagai jalur distribusi saat ketersediaan air pada ground tank tidak mencukupi dan mobil regu kebakaran tidak dapat mengakses masuk ke dalam lokasi karena faktor akses jalan dan sempitnya area, siamese connection akan terhubung dengan mobil kebakaran untuk memberikan pasokan air secara terus menerus untuk mensuplai kebutuhan air pada sistem sprinkler sehingga proses pemadaman terhadap kebakaran tidak akan berhenti sampai di pastikan api padam, siamese connection sangat  disarankan  terpasang pada gedung bertingkat, hotel, mall, rumah sakit, pabrik dan industri berisiko tinggi lainya. Siamese Connection biasanya terpasang pada jalur utama pada bagian depan sebuah gedung bertingkat atau lokasi industri.

Fire Hydrant Pillar Hooseki

Hydrant equipment seperi Fire Hydrant Pillar merupakan tools yang sangat penting dalam sistem pemasangan hydrant untuk proteksi outdoor, dimana pillar hydrant berfungsi menghubungkan antara selang pemadam (fire hose) dari jaringan pipa hydrant yang telah terpasang untuk memproteksi area luar bangunan. jumlah yang di butuhkan dalam pemasangan pillar menyesuaikan dengan luas bangunan yang di proteksi atau area yang di proteksi, di jelaskan dalam regulasi seperti NFPA maupun peraturan PU setiap 1 unit pillar hydrant mampu mencover seluas radius 45 meter -55meter dengan kapasitas flow/debit air dari masing-masing output hooseki pillar hydrant yang mencapai 370 liter/menit saat bekerja maksimal. Pillar hydrant untuk di area dalam ruangan/bangunan di gantikan fungsinya oleh fire hose reel yang dapat di operasikan oleh 1 orang saja atau indoor hydrant box yang di lengkapi oleh hydrant valve yang berfungsi seperti kran buka tutup saat di gunakan. Masa penggunaan hooseki pillar hydrant sampai puluhan tahun lamanya dengan kondisi yang ekstrim sekalipun tentu dengan perawatan yang benar.

Fire Pillar Hydrant Hooseki setiap pembelian di lengkapi dengan COO (Certifikat Of Original) dari vendor hooseki yang memiliki cabang di setiap daerah di indonesia, hal ini untuk menghidari pemalsuan produk baik type H-13AP (hooseki one way), H-14AP (Hooseki Pillar Hydrant Two Ways) dan Hooseki H-15AP (hooseki three ways).Servis Hooseki Pillar HydrantKerusakan yang sering di alami oleh sebagian orang adalah pada sil yang bocor, banyak faktor yang mengakibatkan kerusahakan sil hooseki pillar hydrant antara lain karena kandungan pasir dalam air yang di gunakan untuk mensuplai kebutuhan hydrant atau serpihan besi dari pipa hydrant yang menyumbat sil dalam pillar tersebut sehingga perlu di lakukan penggantian oleh teknisi yang profesional, berpengalaman dan spesialis di bidangnya. Hooseki pillar hydrant di butuhkan servis dan pengecekan yang rutin supaya alat ini siap dan dapat di fungsikan sewaktu-waktu ada bencana. karena kalau sistem bekerja baik pillar hydrant tidak berfungsi sama saja kejadian kebakaran tidak dapat diatasi dan kegagalan pemadaman kebakaranBerbagai macam tipe jet spray nozzle pemadam kebakaran, Nozel selang kebakaran adalah salah satu peralatan yang dirancang khusus yang memberikan jumlah air yang optimal pada tingkat tekanan tertentu. Ada berbagai nozel dalam berbagai bentuk dan ukuran. Namun, pada dasarnya pengoperasian mereka semua sama, menggunakan katup penutup sederhana untuk mengontrol aliran air. Untuk mengetahui nozzle apa yang digunakan tergantung pada jenis kebakaran dan pemadaman kebakaran yang dibutuhkan di tempat kejadian.Jet nozzles  merupakan jenis nozel tertua  yang di gunakan regu kebakaran, nozel ini sangat sederhana dan tidak ada komponen lain atau bagian bagian yang lain, Smooth bore nozzle / Jet nozzle desin nya meruncing dan beroperasi efektif pada tekanan 50 sampai 80 ppi. Tidak seperti nozel lainnya Smooth bore nozzle / Jet nozzle menghasilkan aliran air yang padat dan mampu menembus api secara langsung dan memadamkan bahan bakar yang terbakar.  

Fire hydrant minimalis merupakan sebuah sistem pemadam untuk mengatasi kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Oleh karena itu fire hydrant minimalis ini harus ada disetiap bangunan perusahaan, rumah sakit, maupun bangunan perumahan. Sehingga asset telah dibangun tidak hilang karena musibah kebakaran. Disamping itu fire hydrant minimalis untuk membantu para tim pemadam kebakaran ketika mau dipergunakan untuk memadamakan kebakaran. Kegunaan fire hydrant minimalis selain untuk memadamkan kebakaran, juga digunakan untuk irigasi pertanian. 

Thursday, 06 April 2017 00:01

Alat -Alat Hidrant Halaman

Fire hidran adalah alat pemdamam kebakaran yang bersumberkan dari air bawah tanah yang di buat secara otomatis dengan siste yang otomatis oleh para ahli yang berpengalaman 

enyediaan jaringan pipa hydrant merupakan komponen utama lainnya yang diperlukan sebagai tempat penyaluran air dalam proses pendistribusian oleh pompa utama. Jaringan Pipa Hydrant menyalurkan air ke seluruh lokasi hyrant pillar atau hose reel maupun hydrant valve sampai dapat memadamkan api.Pipa Fire Hydrant

Fungsi Pipa Fire Hydrant adalah untuk menyalurkan atau mendistribusikan air ke titik-titik pengeluaran pada jaringan proteksi kebakaran.

Jangan pipa pada Fire Hydrant dapat dibedakan menjadi 5 jenis, yaitu:

Suction (Pipa Hisap);

Pipa Penyalur;

Pipa Header;

Pipa Tegak (Riser);

Pipa Cabang;

Suction Hydrant System

Suction (Pipa Hisap)

Suction (Pipa Hisap) adalah hydrant yang dilengkapi slang berdiameter 2.5". Penggunaannya diperuntukan bagi petugas kebakaran atau orang yang terlatih.

Pipa Penyalur

Pipa Penyalur adalah pipa yang terbentang dari pipa header sampai pipa tegak atau ke hydrant halaman. Diameter pipa bervariasi antara 4", 6", 8" sesuai dengan besar kecilmya sistem hydran yang dipasang.

Pipa Header

Pipa header dapat dikatakan sebagai pipa antara/penghubung utama, yang ukuran diameternya biasanya lebih besar dibandingkan pipa-pipa lainnya.

Pipa header sebagai tempat bertemunya pipa pengeluaran (discharge) dari pompa jockey, pompa utama, maupun pompa cadangan, sebelum masuk ke pipa penyalur.

Selain itu pipa header biasanya dihubungkan juga ke tangki bertekanan (pressure tank), tangki pemancing (priming tank), sirkulasi/by passke reservoir utama (safety valve), pressure switch, dan ke manometer untuk mengukur tekanan kerja pompa

Pipa Tegak (Riser)

Pipa tegak adalah pipa yang dipasang vertikal dari lantai terbawah ke lantai teratas dari bangunan yang dihubungkan dari pipa penyalur.

Pipa Cabang

Pipa cabang  adalah pipa yang dihubungkan dari pipa tegak sampai ke titik pengeluaran (outlet) hydrant pada lantai-lantai bangunan.

3. Hydrant Pillar

Hydrant Pillar berfungsi untuk menyalurkan output air dari jaringan pipa sehingga dapat disambungkan dengan selang pemadam atau fire hose.

Hidrant pilar adalah alat pemadam kebakaran yang terhubung dengan sumber air bertekanan. Alat ini bermanfaat untuk pemadaman api tanpa membuat penggunanya khawatir terhadap kekurangan pasokan air. Hadir dengan dua varian, yakni cabang satu dan cabang dua, hydrant pillar diperuntukkan untuk pemakaian outdoor. Perbedaan cabang satu dan cabang dua terletak pada berapa sumber air yang dapat dialirkan saat penggunaan.

Di atas permukaan tanah, hydrant pillar adalah sebuah pilar berwarna merah yang dapat dihubungkan dengan selang pemadam kebakaran saat dibutuhkan. Di bawah permukaan tanah, alat ini memiliki sistem instalasi yang terintegrasi dengan komponen-komponen pendukung lainnya seperti pipa utama pengalir air, pipa bertekanan serta support block untuk alas dan penyangga.

Artinya, pemasangan hydrant pillar membutuhkan perhitungan yang matang dan bukan sekedar persoalan meletakkan alat. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Pertama, marking lokasi di mana akan diletakkan hydrant pillar dalam arti jauh dekatnya alat ini dengan bangunan yang dilindungi. Kedua, keberadaan pipa pengalir air di sekitar lokasi. Ketiga, bagaimana jalur pipa akan memiliki akses langsung dengan hydrant pillar sehingga akhirnya dapat mengalirkan air.

 

Bahan dasar besi lapis chrome menjadikan hydrant pillar sebagai alat pemadam kebakaran yang antikarat. Setiap hydrant pillar dilengkapi juga dengan sistem drainase yang terbuat juga dari bahan antikarat. Dengan begitu, meskipun diletakkan di luar, kualitas hydrant pillar akan tetap terjaga meskipun mengalami perubahan cuaca dan suhu yang ekstrem dan selalu siap digunakan sebagai alat pemadam api jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Hydrant pilar atau sering disebut dengan hydrant halaman atau hydrant kota adalah suatu sistem pencegah kebakaran yang membutuhkan pasokan air dan dipasang di luar bangunan. Hydrant ini biasanya digunakan oleh mobil pemadam kebakaran (PMK) untuk mengambil air jika kekurangan dalam tangki mobil. Hydrant ini di letakkan disepanjang akses mobil PMK. Karakteristik dan kesesuaian lahan untuk loaksi hydrant adalah sebagai berikut

4. Fire Hose 

Fire Hose atau Selang Pemadam adalah peralatan utama yang berfungsi sebagai pengarah output air sehingga dapat langsung disemburkan pada titik api yang dituju.

Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan.Fire Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan. Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan. National  Fire

5. Hydrant Box

Hydrant Box digunakan untuk menyimpan peralatan seperti fire hose, hose rack, hose reel dan nozzle selain sebagai tempat hydrant valve untuk disambungkan dengan selang pemadam / fire hose bila terjadi kebakaran. 

Box Hydrant Dan Perlengkapannya

Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan.  National    Fire

Box hydrant dan perlengkapannya merupakan sebuah box yang di cat menggunakan warna merah, pada sisi bagian depan bertuliskan HYDRANT. Box hydrant dan perlengkapannya berfungsi untuk menyimpan selang kebakaran dan nozzle sehingga perlengkapan yang tersimpan di dalam hydrant box dapat lebih tahan lama.  Hal ini juga untuk mempermudah fireman ( petugas kebakaran ) dalam melakukan pemadaman sebuah kebakaran saat kebakaran terjadi. Box hydrant dan perlengkapannya biasanya di tempatkan bersebelahan dengan hydrant pillar. Box Hydrant Dan Perlengkapannya

Ada kalanya hydrant box dan perlengkapannya ditambahkan hose rack yang berfungsi untuk menempatkan selang agar selang dapat tersusun dengan rapi, manfaat lain dari hose rack untuk mempermudah petugas kebakaran saat akan menggunakan, karena dengan menggunakan hose rack fireman ( petugas kebakaran ) tidak perlu menggelar selang dengan cara melempar tetapi cukup dengan menarik bagian ujung selang menuju ke sumber kebakaran, hal ini akan mempermudah petugas kebakaran dalam melaksanakan pekerjaannya dan mempercepat proses kerja.

Hydrant box memiliki 2 macam type

Hydrant Box Outdoor : hydrant box ini dipasang diluar ruangan bersebelahan dengan hydrant pillar

Hydrant Box Indoor : hydrant box indoor dipasang di dalam gedung, sebagai pengganti hydrant pillar maka didalam hydrant box indoor di pasang hydrant valve yang berfungsi sebagai outlet jaringan hydrant. hydrant valve yang terpasang di dalam hydrant box indoor sudah di lengkapi dengan coupling sehingga selang dapat terhubung dengan valve hydrant. Penempatan hydrant box indoor terpasang menempel pada dinding, untuk perlengkapannya sama dengan hydrant box outdoor. Biasanya ukuran selang dan nozzle untuk hydrant box indoor lebih kecil dibanding dengan hydrant box outdoor. Ukurang selang Box indoor menggunakan selang berdiameter 1,5″ sedang penggunaan selang pada hydrant box outdoor menggunakan selang berukuran 2,5″.

Untuk melakukan perawatan Box Hydrant Dan Perlengkapannya baik hydrant box outdoor maupun hydrant box indoor, hindari genangan air yang biasanya terjadi sehabis menggunaan selang kebakaran, upayakan melakukan pengeringan selang sebelum menempatkan selang kebakaran didalam box hydrant, hal ini dilakukan agar box tidak mudah korosif yang akan memperpendek usia box hydrant. Ini adalah sebuah cara agar hydrant box dan perlengkapannya dapat bertahan lebih lama.

Hydrant Box

Hydrant Box atau Hydrant gedung adalah suatu sistem pencegah kebakaran yang menggunakan pasokan air dan dipasang di dalam bangunan atau gedung dan untuk menentukan jumlah dan titik hydrant gedung menggunakan acuan Standart National Indonesia (SNI).

Topografi juga berpengaruh penting terhadap kelancaran tekanan air pada hydrant. Semakin tinggi lokasi yang akan digunakan semakin kecil tekanan airnya.

Penggunaan Lahan

 

Penggunaan lahan digunakan untuk melihat daya dukung lahan yaitu untuk mengetahui sejauh mana kemampuan sumber daya lahan untuk suatu penggunaan tertentu. Lahan yang dimaksud adalah lahan kering yang berada  di wilayah pemukiman atau yang sudah padat penduduk.

Saturday, 04 February 2017 05:12

Alat Hidrant

Hydrant adalah sebuah alat perlindungan api aktif yang disediakan di sebagian wilayah perkotaan, pinggiran kota, dan pedesaan yang memiliki ketersediaan (pasokan) air yang cukup yang memungkinkan petugas pemadam kebakaran untuk menggunakan pasokan air tersebut untuk membantu memadamkan kebakaran.

Hydrant merupakan koneksi  yang berupa alat yang terdapat di atas tanah yang menyediakan akses pasokan air untuk tujuan pemadaman kebakaran. Air yang digunakan untuk hydrant ini dapat bertekanan, seperti dalam kasus dimana hdran tersambung dengan pompa dalam menghasilkan tekanan, atau unpressurized (tidak bertekanan) dimana hydrant tersambung secara langsung ke sumber air seperti kolam atau tangki air dengan menggunakan pompa tersendiri.

 

Tiap hydrant memiliki satu atau lebih penghubung (connector) selang kebakaran. Jika suplai air bertekanan, maka hydrant juga dilengkapi dengan satu atau lebih katup untuk mengatur aliran air. Dalam rangka menyediakan air yang cukup untuk pemadaman kebakaran, hydrant dianjurkan untuk dapat memberikan debit air minimum 250 galon per menit (945 liter per menit).

Kebutuhan akan hydrant yang semakin tinggi diiringi dengan munculnya sistem air bawah tanah. Sebelumnya,air diperoleh dari sumur terdekat atau kolam yang mudah di akses. dan yang pastinya sistem borair khusus di buatkan untuk saluran air sistem fire Hidrant tersendiri . Hal inimempermudah dalam proses pemadaman kebakaran karena akses terhadap suplai air yang kemungkinan sulit didapat di sekitar lokasi kebakaran.

Fire HIdrant adalah

merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan.  National    Fire

Protection Association (NFPA) secara spesifik menyakan bahwa Fire hydrant harus diwarnai dengan chrome yellow atau warna lain yang mudah terlihat, tetapi sebenarnya aspek terpenting adalah warna tersebut harus konsisten terutama  dalam satu wilayah.  Jenis Hydrant

Ada dua jenis hydrant yaitu sebagai berikut ini:

Geologi

Geologi yang dimaksud adalah jenis tanah yang ada di kota Medan. Karakteristik tanah yang cocok untuk kawasan industri adalah bertekstur sedang sampai kasar.

Hidrologi

Hidrologi yang dimaksud adalah ketersediaan air di kota . Wilayah yang mempunyai ketersediaan air tinggi menjadi salah satu penentu untuk keputusan pembangunan lokasi hydrant karena air sangat diperlukan untuk  fire hydrant. Ketersediaan air ini dapat berupa air sungai atau air PAM.

Aksesibilitas

Aksesibilitas yang dimaksud adalah jalur transportasi yang terdapat di kota. Dalam penelitian ini jalan dibedakan menurut jenisnya, yaitu jalan tol, jalan arteri, jalan kolektor, jalan local, dan rel kereta api yang ditentukan secara manual.

PERLINDUNGAN KEBAKARAN DENGAN FIRE HYDRANT SYSTEMS merupakan solusi mutlak bagi pemilik gedung yang ingin meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) disamping untuk melindungi aset perusahaan atau resourse Anda dari bahaya kebakaran.

 

api dapat dengan cepat menjalar dengan cukup oksigen dan bahan bakar lainnya, bahkan api kecil dapat berubah menjadi kobaran api skala penuh, menghancurkan segala sesuatu di lingkungan Anda hanya dalam waktu enam menit. Masalahnya adalah, bahkan jika tim pemadam kebakaran bergegas memberi bantuan menuju tempat Anda, faktor-faktor eksternal seperti lalu lintas dan konstruksi bisa mencegah mereka dalam mencapai lokasi aset Anda. Yang berarti bahwa untuk mengalahkan api, Anda memerlukan dua hal penting di sisi Anda: waktu respon cepat dan peralatan pemadam kebakaran yang kuat yang mudah diakses di tempat sekarang ini menjadi hal wajib yang sangat perlu disediakan untuk setiap lokasi.

Sebuah sistem fire hydrant adalah pemadam kebakaran mandiri dalam bentuk jaringan sistem pemipaan dengan berbagai komponen peralatan deteksi dan mekanikal, sebuah sistem jaringan distribusi air yang didukung oleh sejumlah komponen dan aksesoris seperti pompa kebakaran, sistem perpipaan, tangki air dll.

Seiring perkembangan industri yang disertai pembangunan gedung serta infrastruktur yang telah dicanangkan pemerintah melalui program pembangunan bidang konstruksi, maka sangat dibutuhkan sumber daya manusia Indonesia yang ahli dalam menunjang pembangunan tersebut yang didukung oleh manajemen perusahaan yang memberi solusi dalam menjaga keselamatan dan pencegahan dini dari bahaya yang dapat merugikan semua pihak terutama penyediaan akan infrastruktur pencegahan kebakaran

instalasi Fire Hydrant System - Solusi Lengkap Bersama Tim Berpengalaman Lebih Dari 5 Tahun

 

Misi utama kami sebagai tim dan manajemen adalah memberikan solusi lengkap pada Anda yang ingin merencanakan dan menerapkan Instalasi Fire Hydrant System pada Aset tempat Anda berusaha atau bekerja. Bila Anda adalah pemilik gedung, kami dapat memberi support dalam hal perencanaan anggaran pembangunan jaringan pipa dan pompa serta komponen peralatan lainnya yang dibutuhkan sesuai dengan budget dan kapasitas yang Anda miliki.

BIla Anda sebagai Building Manager (BM) atau Purchasing sekalipun, Anda akan mendapatkan informasi komprehensif tentang Data dan informasi yang paling Anda butuhkan untuk diajukan ke manajemen perusahaan Anda.

Prinsipnya, segala kebutuhan akan tetap dapat diakomodir. Dari kami, hanya 2 hal permintaan fundamental yang penting yaitu Survey Lokasi, dan atau yang kedua adalah Gambar Layout Gedung atau Lokas

Prosedur Standard awal Anda berinteraksi dengan Tim kami adalah dengan proses assessment sebagai berikut :

Anda memperoleh nomor kontak dan menghubungi kami

Kami menyesuaikan permintaan Anda dengan beberapa pertanyaan dan masukan dari Anda

Kami meminta kirim gambar layout gedung Anda atau

Kami melakukan Survey Lokasi Gedung / Bangunan Anda

Kami memberikan Penawaran Harga resmi

 

anda mereview Penawaran Harga dari kami

Kami menghubungi Anda bila terdapat hal-hal yang perlu kami jelaskan

Anda menghubungi kami untuk permintaan kunjungan atau pertemuan tekhnis

Anda menghubungi kami atau meminta kunjungan kami untuk melakukan negosiasi harga

 

Proses PO, Kontrak dan Pelaksanaan Pekerjaan.

Peralatan Utama Fire Hydrant System

Ada beberapa Peralatan Utama Fire Hydrant System yang berfungsi sebagai komponen yang terintegrasi satu sama lain dalam suatu rangkaian system hydrant diantaranya :

 

1. Pompa Hydrant

Pompa Hydrant merupakan peralatan utama fire hydrant yang berfungsi mensuplai air bertekanan tinggi untuk didistribusikan ke jaringan pipa sampai ujung splinkler. Pompa Hydrant terdiri dari 3 Jenis Pompa Hydrant yang dijelaskan sebagai berikut :

Diesel Pump Diesel Pump bekerja sebagai pengganti electric pump bila terjadi pemadaman arus listrik saat terjadi kebakaran. Dengan kapasitas mencapai 2850 liter per menit dapat menekan air dari sumber tangki penampung (reservoir) ke seluruh jaringan pipa pemadamPompa hydrant elektrik adalah pompa utama pada jaringan instalasi fire hydrant yang fungsinya memasok air dari groundtank (tandon reservoir) ke pipa – pipa dalam saluran fire hydrant sampai ke ujung pengeluaran (nozzle) pada hydrant pillar untuk luar gedung atau hydrant box yang ada di dalam gedung saat terjadi kebakaran pada area yang diproteksi. Disebut sebagai pompa hydrant elektrik karena menggunakan energi listrik untuk menggerakkan turbin saat bekerja mengalirkan air. Selain pompa hydrant elektrik, pada jaringan instalasi fire hydrant juga ada pompa hydrant diesel yang fungsinya untuk membantu menstabilkan tekanan dalam jaringan fire hydrant akibat penurunan tekaran secara bertahap saat air keluar dari noozle maupun sprinkle, atau sebagai pengganti pompa hydrant elektrik saat terjadi kegagalan system dan mati listrik.

 

Cara Kerja Pompa Hydrant Elektrik

Sebagian besar Pompa Hydrant Elektrik bekerja secara Sentrifugal End Suction yaitu mendorong air dengan tekanan besar melalui turbin yang ada di dalam body pompa hydrant elektrik menjauh dari center (gerakan sentrifugal). Putaran pompa saat bekerja bisa mencapai pada kecepatan 2.900 rpm. Dan dapat mengalirkan air sampai pada 2850 liter / menit. Pemasangan pompa harus diperhatikan, agar tidak terjadi kesalahan dalam operasi dan mudah saat akan melakukan inspeksi dan maintenance rutin. Hal ini menjadi penting karena jika terjadi kesalahan yang mendasar pada penempatan pompa, akan menyulitkan kontraktor karena harus membongkar seluruh sistem pemipaan pada jaringan instalasi fire hydrant. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara kerja pompa hydrant elektrik anda bisa melihat video dibawah in

 

Standar pemasangan Pompa Hydrant Elektrik

Pompa hydrant elektrik sebelum dipasarkan dan digunakan untuk pompa dalam jaringan instalasi fire hydrant, telah diuji sebelumnya dengan standar yang ketat. Dilihat dari fungsi pompa yang sangat dominan dalam setiap jaringan fire hydrant. Maka standarisasi dari komponen pompa ini harus jelas. Setiap pompa harus terdaftar sebagai pompa khusus untuk alat pemadam api. Pengujian terhadap pompa hydrant elektrik ini dilakukan oleh organisasi pihak ketiga yang berkompeten. Seperti, UL (Underwriters Laboratories) yang merupakan badan organisasi keamanan kerja internasional yang berpusat di Northbrook, Illinois, Amerika Serikat. Organisasi ini sejak tahun 1894 telah menerbitkan beberapa standar sertifikasi, testing, validasi, inspeksi, audit dan training terhadap peralatan keamanan dan komponen listrik seperti pompa hydrant elektrik ini. Dalam instalasi pompa hydrant elektrik, kontraktor menggunakan acuan Internasional dari NFPA 20 (National fire protection association) sebagai kode utama untuk membantu dalam proses instalasi pompa kebakaran tersebut. Bromindo sebagai perusahaan kontraktor besar dalam fire hydrant siap menjadi partner anda untuk melakukan instalasi, inspeksi, dan maintenance fire hydrant, fire sprinkle, fire alarm ke seluruh Indonesia

 

Electric Pump

Electrik Pump wajib diadakan dalam membangun jaringan fire hydrant system. pompa hydrant ini berfungsi sebagai penyuplai utama tekanan air untuk dihantarkan ke hydrant valve, hose reel atau hydrant pillar.

Hydrant pump merupakan komponen utama dalam sebuah system hydrant. tanpa hydrant pump, system tidak akan dapat bekerja. fungsi utama dari hydrant pump adalah memompa air dari reservoir (sumber air) ke seluruh jaringan instalasi yang tersedia. kapasitas pompa disesuaikan dengan luas dan tinggi bangunan yang diproteksi, jumlah titik hydrant atau sprinkler, dan jenis atau tata letak bangunan. dalam system hydrant standart, terdapat 3 buah pompa hydrant yakni elektric fire pump yang bekerja dengan daya dari sumber listrik, diesel fire pump menggunakan daya dari bakan bakar bensin / solar yang bekerja saat elektrik pump gagal bekerja karena tidak terdapat pasokan listrik, dan jockey pump yang berfungsi untuk menstabilkan tekanan di dalam pipa jika turun. Pompa hydrant pada umumnya dikendalikan oleh sensor tekanan dan dapat bekerja secara otomatis. Ketika petugas pemadam kebakaran membuka hydrant pillar / valve, atau ketika sprinkler pecah di dalam ruangan, air akan menyembur keluar dari sistem dan secara otomatis tekanan akan turun. Sensor tekanan / pressure switch akan mendeteksi penurunan ini dan mengirimkan sinyal ke panel fire pump untuk menyalakan pompa. sementara cara untuk mematikan pompa kebakaran adalah secara manual di ruang pompa

 

Cara Kerja Hydrant Pump :

Arus adalah volume air yang dialirkan melalui instalasi pipa dengan cara kekuatan mekanik dari pompa kebakaran. Diukur dalam galon per menit (gpm), aliran adalah faktor definitif dalam apakah api akan dikendalikan atau tidak. Aliran minimum yang disarankan untuk operasi di gedung yang terbakar adalah 250 gpm-500 gpm atau bisa lebih dari 1000 gpm tergantung dari ketinggian gedung dan kapasitas tandon air. Tentu saja, semakin besar kebutuhan aliran, semakin besar diameter pipa diperlukan. kapasitas aliran pompa terlisting di pada lempengan spesifikasi pabrik, dipasang pada panel / badan pompa seperti gambar dibawah ini. Kapasitas Sebuah pompa tergantung pada ukuran impeller dan saluran air.

 

fire pump plate

Tekanan dalam Fire Pump

Tekanan, diukur dalam pound per inci persegi (psi), yaitu kekuatan air yang bergerak melalui hoselines. prinsipnya saat tekanan meningkat, aliran otomatis meningkat, asalkan sumber air memiliki kapasitas yang diperlukan maka pompa akan terus mengalirkan air ke saluran output.  yang perlu diperhatikan adalah, semakin besar tekanan maka spesifikasi teknis seperti pipa, selang, dan nozzle harus lebih kuat. karena jika tidak, komponen seperti selang dapat pecah karena tidak mampu mencover tekanan yang dialirkan. hal ini tentunya akan merugikan karena tidak dapat memadamkan api secara efektif dan bahkan bisa membahayakan keselamatan petugas.

 

Jockey Pump

Pompa ini berfungsi menstabilkan tekanan air sehingga dapat melancarkan proses pemadaman. Keterangan lengkap segera dibahas pada artikel terpisah.mpa jockey adalah pompa kecil yang terhubung ke sistem penyiram api untuk menjaga tekanan tertentu dalam sistem sprinkler, dan ukuran untuk Pastikan bahwa jika api-sprinkler diaktifkan, akan ada penurunan tekanan sistem.

Pompa jockey adalah pompa kecil yang terhubung ke sistem penyiram api untuk mempertahankan tekanan di pipa sprinkler. Hal ini untuk Pastikan bahwa jika api-sprinkler diaktifkan, akan ada penurunan tekanan, yang akan dirasakan oleh api pompa pengendali otomatis, yang akan menyebabkan pompa kebakaran untuk memulai.

 

Pompa jockey adalah ukuran untuk aliran kurang dari aliran satu sprinkler untuk Pastikan penurunan tekanan sistem. Oleh karena itu pompa jockey adalah bagian penting dari sistem kebakaran pompa kontrol.pompa jockey biasanya kecil pompa sentrifugal multistage, dan tidak harus terdaftar atau bersertifikat untuk aplikasi sistem kebakaran. Peralatan kontrol untuk joki pompa namun dapat membawa persetujuan.

 

2. Jaringan Pipa Hydrant

Penyediaan jaringan pipa hydrant merupakan komponen utama lainnya yang diperlukan sebagai tempat penyaluran air dalam proses pendistribusian oleh pompa utama. Jaringan Pipa Hydrant menyalurkan air ke seluruh lokasi hyrant pillar atau hose reel maupun hydrant valve sampai dapat memadamkan api.Pipa Fire Hydrant

Fungsi Pipa Fire Hydrant adalah untuk menyalurkan atau mendistribusikan air ke titik-titik pengeluaran pada jaringan proteksi kebakaran.

Jangan pipa pada Fire Hydrant dapat dibedakan menjadi 5 jenis, yaitu:

Suction (Pipa Hisap);

 

Pipa Penyalur;

Pipa Header;

Pipa Tegak (Riser);

Pipa Cabang;

Suction Hydrant System

 

Suction (Pipa Hisap)

Suction (Pipa Hisap) adalah hydrant yang dilengkapi slang berdiameter 2.5". Penggunaannya diperuntukan bagi petugas kebakaran atau orang yang terlatih.

Pipa Penyalur

Pipa Penyalur adalah pipa yang terbentang dari pipa header sampai pipa tegak atau ke hydrant halaman. Diameter pipa bervariasi antara 4", 6", 8" sesuai dengan besar kecilmya sistem hydran yang dipasang.

Pipa Header

Pipa header dapat dikatakan sebagai pipa antara/penghubung utama, yang ukuran diameternya biasanya lebih besar dibandingkan pipa-pipa lainnya.

Pipa header sebagai tempat bertemunya pipa pengeluaran (discharge) dari pompa jockey, pompa utama, maupun pompa cadangan, sebelum masuk ke pipa penyalur.

Selain itu pipa header biasanya dihubungkan juga ke tangki bertekanan (pressure tank), tangki pemancing (priming tank), sirkulasi/by passke reservoir utama (safety valve), pressure switch, dan ke manometer untuk mengukur tekanan kerja pompa

 

Pipa Tegak (Riser)

Pipa tegak adalah pipa yang dipasang vertikal dari lantai terbawah ke lantai teratas dari bangunan yang dihubungkan dari pipa penyalur.

Pipa Cabang

Pipa cabang  adalah pipa yang dihubungkan dari pipa tegak sampai ke titik pengeluaran (outlet) hydrant pada lantai-lantai bangunan.

 

3. Hydrant Pillar

Hydrant Pillar berfungsi untuk menyalurkan output air dari jaringan pipa sehingga dapat disambungkan dengan selang pemadam atau fire hose.

Hidrant pilar adalah alat pemadam kebakaran yang terhubung dengan sumber air bertekanan. Alat ini bermanfaat untuk pemadaman api tanpa membuat penggunanya khawatir terhadap kekurangan pasokan air. Hadir dengan dua varian, yakni cabang satu dan cabang dua, hydrant pillar diperuntukkan untuk pemakaian outdoor. Perbedaan cabang satu dan cabang dua terletak pada berapa sumber air yang dapat dialirkan saat penggunaan.

Di atas permukaan tanah, hydrant pillar adalah sebuah pilar berwarna merah yang dapat dihubungkan dengan selang pemadam kebakaran saat dibutuhkan. Di bawah permukaan tanah, alat ini memiliki sistem instalasi yang terintegrasi dengan komponen-komponen pendukung lainnya seperti pipa utama pengalir air, pipa bertekanan serta support block untuk alas dan penyangga.

Artinya, pemasangan hydrant pillar membutuhkan perhitungan yang matang dan bukan sekedar persoalan meletakkan alat. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Pertama, marking lokasi di mana akan diletakkan hydrant pillar dalam arti jauh dekatnya alat ini dengan bangunan yang dilindungi. Kedua, keberadaan pipa pengalir air di sekitar lokasi. Ketiga, bagaimana jalur pipa akan memiliki akses langsung dengan hydrant pillar sehingga akhirnya dapat mengalirkan air.

Bahan dasar besi lapis chrome menjadikan hydrant pillar sebagai alat pemadam kebakaran yang antikarat. Setiap hydrant pillar dilengkapi juga dengan sistem drainase yang terbuat juga dari bahan antikarat. Dengan begitu, meskipun diletakkan di luar, kualitas hydrant pillar akan tetap terjaga meskipun mengalami perubahan cuaca dan suhu yang ekstrem dan selalu siap digunakan sebagai alat pemadam api jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

 

Hydrant pilar atau sering disebut dengan hydrant halaman atau hydrant kota adalah suatu sistem pencegah kebakaran yang membutuhkan pasokan air dan dipasang di luar bangunan. Hydrant ini biasanya digunakan oleh mobil pemadam kebakaran (PMK) untuk mengambil air jika kekurangan dalam tangki mobil. Hydrant ini di letakkan disepanjang akses mobil PMK. Karakteristik dan kesesuaian lahan untuk loaksi hydrant adalah sebagai berikut

 

4. Fire Hose 

Fire Hose atau Selang Pemadam adalah peralatan utama yang berfungsi sebagai pengarah output air sehingga dapat langsung disemburkan pada titik api yang dituju.

Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan.Fire Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan. Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan. National  Fire

 

5. Hydrant Box

Hydrant Box digunakan untuk menyimpan peralatan seperti fire hose, hose rack, hose reel dan nozzle selain sebagai tempat hydrant valve untuk disambungkan dengan selang pemadam / fire hose bila terjadi kebakaran. 

Box Hydrant Dan Perlengkapannya

Fire Nozzle merupakan sebuah terminal air bantuan darurat ketika terjadi kebakaran. Hydrant juga berfungsi untuk mempermudah proses penanggulangan ketika bencana kebakaran melanda. Pada saat terjadinya peristiwa kebakaran Fire hydrant  harus  mudah  terlihat  dan  segera dapat dipergunakan.  National

Fire

Box hydrant dan perlengkapannya merupakan sebuah box yang di cat menggunakan warna merah, pada sisi bagian depan bertuliskan HYDRANT. Box hydrant dan perlengkapannya berfungsi untuk menyimpan selang kebakaran dan nozzle sehingga perlengkapan yang tersimpan di dalam hydrant box dapat lebih tahan lama.  Hal ini juga untuk mempermudah fireman ( petugas kebakaran ) dalam melakukan pemadaman sebuah kebakaran saat kebakaran terjadi. Box hydrant dan perlengkapannya biasanya di tempatkan bersebelahan dengan hydrant pillar. Box Hydrant Dan Perlengkapannya

Ada kalanya hydrant box dan perlengkapannya ditambahkan hose rack yang berfungsi untuk menempatkan selang agar selang dapat tersusun dengan rapi, manfaat lain dari hose rack untuk mempermudah petugas kebakaran saat akan menggunakan, karena dengan menggunakan hose rack fireman ( petugas kebakaran ) tidak perlu menggelar selang dengan cara melempar tetapi cukup dengan menarik bagian ujung selang menuju ke sumber kebakaran, hal ini akan mempermudah petugas kebakaran dalam melaksanakan pekerjaannya dan mempercepat proses kerja.

 

Hydrant box memiliki 2 macam type

Hydrant Box Outdoor : hydrant box ini dipasang diluar ruangan bersebelahan dengan hydrant pillar

 

Hydrant Box Indoor : hydrant box indoor dipasang di dalam gedung, sebagai pengganti hydrant pillar maka didalam hydrant box indoor di pasang hydrant valve yang berfungsi sebagai outlet jaringan hydrant. hydrant valve yang terpasang di dalam hydrant box indoor sudah di lengkapi dengan coupling sehingga selang dapat terhubung dengan valve hydrant. Penempatan hydrant box indoor terpasang menempel pada dinding, untuk perlengkapannya sama dengan hydrant box outdoor. Biasanya ukuran selang dan nozzle untuk hydrant box indoor lebih kecil dibanding dengan hydrant box outdoor. Ukurang selang Box indoor menggunakan selang berdiameter 1,5″ sedang penggunaan selang pada hydrant box outdoor menggunakan selang berukuran 2,5″.

Untuk melakukan perawatan Box Hydrant Dan Perlengkapannya baik hydrant box outdoor maupun hydrant box indoor, hindari genangan air yang biasanya terjadi sehabis menggunaan selang kebakaran, upayakan melakukan pengeringan selang sebelum menempatkan selang kebakaran didalam box hydrant, hal ini dilakukan agar box tidak mudah korosif yang akan memperpendek usia box hydrant. Ini adalah sebuah cara agar hydrant box dan perlengkapannya dapat bertahan lebih lama.

 

Hydrant Box

Hydrant Box atau Hydrant gedung adalah suatu sistem pencegah kebakaran yang menggunakan pasokan air dan dipasang di dalam bangunan atau gedung dan untuk menentukan jumlah dan titik hydrant gedung menggunakan acuan Standart National Indonesia (SNI).

Topografi juga berpengaruh penting terhadap kelancaran tekanan air pada hydrant. Semakin tinggi lokasi yang akan digunakan semakin kecil tekanan airnya.

Penggunaan Lahan

Penggunaan lahan digunakan untuk melihat daya dukung lahan yaitu untuk mengetahui sejauh mana kemampuan sumber daya lahan untuk suatu penggunaan tertentu. Lahan yang dimaksud adalah lahan kering yang berada  di wilayah pemukiman atau yang sudah padat penduduk.