• Alat Pemadam

    Alat Pemadam Kebakaran

    Alat Alat Pemadam Api Portable

    Read More

  • Alat Safety

    Alat Safety Terlengkap

    Alat Safety Terlengkap Keamana Dan Keselamatan

    Read More

  • Refill

    Refill Isi Ulang Berbagai Macam Alat Pemadam Api

    Refill Isi Ulang Alat Pemadam Berbagai Merek

    Read More

  • Alat Hidrant

    Alat Hidrant Terlengkap

    Alat Hidran Jakarta Barat

    Read More

Tuesday, 16 May 2017 10:49

Alat Pemadam Api 1kg Untuk Mobil Featured

Written by
Rate this item
(0 votes)

MEDIA ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)

Alat Pemadam Api Ringan  Adalah Media Alat Proteksi yang terdiri Dari 

1. Gagang   

2. Falfe

3. Seleng

4. tabung

5. isi APAR Alat pemadam Api rinan

  • gagang Alat Pemadam Api Ringan Mempunyai dua fungsi Untk ALat Pemadam Kebakaran 

          a. fungsi gagang di saat kita melakukan tindak lanjut padamkan di mamna ada kebakaran tinggal di tekan pencet langsung di pake semrot kearah dimana sumber api /kebakara terjadi 

          b. fungsi gagang alat pemadam kebakaran adalah untung mengangkat atau bisa di pegang untuk memindahkan di mana posisi APAR alat api pemadam api ringan ingin di tenempatkan 

  • falfe fungsi untuk di mana jalur leher tabung tempat mengeluarkan isi dari pada alat pemadam kebakaran  
  • fungsi selang merupakan tempat corong APAR Alat pemadam Api ringan jalur Dry chemical CO2  Atau Foam Apapun bentuk isi tabung dari dalam selang alat pemadam harus terjaga mutu dan kwalitasnya agar tidak ada kebocoran di saat melakukan tindak lanjut padam kan api 
  • fungsi tabung APAR adalah tempat untuk mengisi semua jenis isi alat Pemadam Api ringan isi alat pemadam api ringan berbagai jenis tergantung jenis bahan bakar yang di guanakan 
  • isi Alat Pemadam Api ringan Berbagai jenis isi Alat pemadam Api ringan  Berikut Jenis isi Alat Pemadam Api ringan

 

1 Dry Chemical Powder 

Dry Chemical powder merupakan kombinasi dari fosfat Mono-amonium dan ammonium sulphate. Yang fungsinya adalah  hal itu mengganggu reaksi kimia yang terjadi pada yang sesuai keininan untuk di a zona pembakaran, sehingga api berhenti. Dry Chemical powder juga memiliki titik lebur yang rendah dan pada partikel yang sangat kering serta membengkak untuk membentuk penghalang yang hingga oksigen tidak dapat masuk sehingga dapat menutup area api, akhirnya api tidak akan menyala dikarenakan pijakan api ditutupi oleh Dry Chemical powder.

Merupakan media pemadam api serbaguna, aman dan luas pemakaiannya karena dapat mematikan api kelas A, B, dan C.

Dapat menahan radiasi panas dengan kabut partikelnya.

Tidak menghantarkan listrik (Non Konduktif).ad

Serbuk kimia kering tidak beracun (Non Toxic).

2. Carbon dioxida Co2

Senyawa kimia yang terbentuk dari 1 atom karbon dan 2 atom oksigen, yang dapat

dihasilkan baik dari kegiatan alamiah maupun kegiatan manusia.

Dapat digunakan memadamkan kebakaran kelas B dan C karena merupakan bahan gas, Co2 tidak merusak, dengan daya guna yang efektif dan bersih.

Sangat efektif digunakan dalam ruangan tertutup/ In Door.

Dapat menyerap panas sekaligus mendinginkan.

Konstruksi tabung sangat kuat dan berat karena dirancang khusus untuk menahan tekanan tinggi dan dilengkapi dengan selang yang panjang dengan nozzle yang berbentuk corong.

3. Foam AFF11 (Aqueous Film Forming Foam

Foam AFFF adalah berbasis air dan sering mengandung surfaktan berbasis hidrokarbon seperti sulfat sodium alkyl, dan fluoro surfactant sepertifluorotelomers, asam perfluorooctanoic (PFOA), atau asam perfluorooctanesulfonic(PFOS). Mereka memiliki kemampuan untuk menyebar di permukaan cairan berbasis hidrokarbon. Alcohol-resistant aqueous film forming foams (AR-AFFF) adalah busa yang tahan terhadap reaksi dari alkohol, dapat membentuk lapisan pelindung ketika disemprotkan.

Dapat digunakan untuk memadamkan api kelas A namun sangat cocok bila digunakan untuk kelas B.

Bersifat Kondukstif (Penghantar Listrik). Tidak dapat dipakai untuk memadamkan api kelas C.

Foam bersifat ringan, efektif untuk memadamkan zat cair yang mudah terbakar dengan cara mengisolasi oksigen dan menutupi permukaan zat cair untuk menghindari api yang dapat menjalar kembali.

4. Client Agent/ Gas (Pengganti Hallon) / HCFC 141B

 HCFC-141b is a hydrochlorofluorocarbon (HCFC). Merupakan senyawa dari 1,1-dichloro-1-fluoroethane dan Chemical Abstracts.

Merupakan pemadam api yang bersih dan tidak meninggalkan residu.

Sangat efektif untuk semua resiko kebakaran kelas A, B dan C.

Tidak menghantarkan listrik (Non Konduktif), sehingga tidak akan menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik dan alat perkantoran modern lainnya.

CARA MENGGUNAKAN TABUNG PEMADAM API

Walaupun berbeda bentuk dan ukuran, namun berbagai merk Alat Pemadam Api Ringan umumnya memiliki cara kerja yang hampir sama :

Di dalam bahasa inggris terdapat singkatan untuk memudahkan kita mengingat cara menggunakan alat pemadam api ringan, yaitu :

P.A.S.S

Pull atau Tarik Pin hingga segel putus atau terlepas.

Pin berada diatas Tabung A.P.A.R (Alat Pemadam Api),

Pin juga berfungsi sebagai pengaman, handle atau pegangan dari penekanan Alat Pemadam Api yang tidak disengaja.

Arahkan nozzle/Aim atau ujung hose Alat Pemadam Api yang kita pegang ke arah pusat api.

Squeeze atau Tekan handle atau Pegangan Untuk mengeluarkan/menyemprotkan isi tabung. Pada beberapa merk handle penyemprot terletak Dibagian ujung hose.

Sapukan nozzle/Sweep yang kita pegang ke arah Kiri dan Kanan api, agar media yang disemprotkan merata mengenai api yang sedang terbakar

Perlu diingat setiap jenis alat pemadam api ringan memiliki kemampuan jangkauan yang berbeda, disamping itu perhatikan arah angin sebelum kita mulai menyemprotkan isi tabung pemadam api ringan. Jangan sampai posisi kita berdiri berlawanan dengan arah angin, karena akan mebahayakan diri kita sendiri. Sebaiknya kita berdiri diposisi membelakangi arah angin selain untuk menghindari tiupan hawa panas juga menghindarkan kita dari media yg kita semprotkan kembali kearah kita.

CARA PEMILIHAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)

Sebaiknya memilih APAR yang memiliki penunjuk pressure tekanan dalam tabung, sehingga dapat dilihat masih fungsi atau tidaknya tabung pemadam api tersebut.

Memilih tabung seamless (Tanpa Las), sehingga mengurangi bahaya kebocoran pada tabung pemadam api.

Telah diuji kelayakannya oleh Dinas PMK Laboratories.

Sebaiknya memilih atau membeli tabung pemadam api yang bergaransi.

CARA PENEMPATAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)

Mudah terlihat, tidak terhalang oleh benda apapun.

Mudah dijangkau. Penempatan apar jangan terlalu tinggi, tidak melebihi standar PMK yaitu 120cm.

CARA PERAWATAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)

Dilakukan pengecekan berkala per-6 bulan.

Untuk menghindari pembekuan media pada tabung pemadam api, harap dilakukan 1 kali pembolak-balikan tabung per-bulan.

Dilakukan pengecekan tekanan dalam tabung dengan mengecek pressure/indikator yang berada pada tabung pemadam api.

Dilakukan pengecekan selang pada tabung pemadam api.

Dilakukan pembersihan tabung untuk menghindari karat dan korosi.

Tabung Pemadam Api (Tabung Apar ABC Powder 3Kg)

Tinggi keseluruhan : 485 ( mm )

Diameter tabung : 125 ( mm )

Temperatur kerja : -20 S/ d 60 (°C )

Tekanan dalam tabung : 15 ( Bar )

Tes tekanan : 25 ( Bar )

Waktu semprot : 10 ( Detik )

Jarak penyemprotan : 2 S/ d 8 ( M ) 

Efektif penyemprotan : 95 ( % )

Berat Total : 4,5 ( Kg )

Fire rating : 4a 20b

Deskripsi Tabung Apar ABC Powder: 

Dengan isi/ Media Dry Chemical Powder adalah Modern yang sangat mudah untuk digunakan dalam penanggulangan bahaya kebakaran. Dry Chemical Powder Merupakan kombinasi dari fosfat Mono-amonium dan ammonium sulphate. Yang berfungsi mengganggu reaksi kimia yang terjadi pada zona pembakaran, sehingga api padam. Dry Chemical Powder juga memiliki titik lebur yang rendah dan pada partikel yang sangat kering serta membengkak untuk membentuk penghalang yang hingga oksigen tidak dapat masuk sehingga dapat menutupi area kebakaran ( pijakan api) , akhirnya api tidak akan menyala dikarenakan pijakannya ditutupi oleh Dry Chemical Powder.

tabung Pemadam Api (Tabung Apar Co2  5Kg)

Tabung Pemadam Api (Tabung AparCo2)

Tinggi keseluruhan : 920 ( mm )

Diameter tabung : 140 ( mm )

Temperatur kerja : -20 S/d 55 ( 'C )

Tekanan dalam : 68 ( Bar )

Tes tekanan : 218 ( Bar )

Waktu semprot : 20 ( Detik )

Jarak penyemprotan : 3 S/d 6 ( M )

Efektif penyemprotan : 97 ( % )

Berat Total : 21.9 ( Kg )

Fire rating : 6B

Deskripsi Tabung Pemadam Api Co2

Co2 adalah Senyawa/bahan kimia yang terbentuk dari 1 atom karbon + 2 atom oksigen, yang dapat dihasilkan baik dari kegiatan alamiah maupun kegiatan manusia.

Dapat digunakan memadamkan kebakaran kelas B dan C karena merupakan bahan gas, Co2 tidak merusak, dengan daya guna yang efektif dan bersih.

Sangat efisien serta efektif digunakan dalam ruangan seperti kantor, lab dan ruangan lainnya.

Carbon Dioxide (Co2) dapat menyerap panas dan sekaligus mendinginkan.

Konstruksi tabung dirancang khusus untuk menahan tekanan tinggi dan dilengkapi dengan selang yang panjang dengan nozzle yang berbentuk corong.

Tidak berbahaya terhadap tumbuhan, hewan terutama manusia.

Keuntungan dan layanan :

Gratis ongkos kirim untuk pembelian daerah JABODETABEK (Jakarta, Depok, Bogor, Tanggerang, Bekasi).

Diberikan demo/ Pelatihan cara menggunakan ratis untuk daerah JABODETABEK (Jakarta, Depok, Bogor, Tanggerang, Bekasi).

Garansi tekanan dalam tabung 2 tahun selama segel pin masih utuh.

Sticker arah pemadam api gratis untuk memudahkan dalam menentukan area penempatan serta memudahkan dalam pengecekan apar.

Dilakukan pengecekan berkala per-6 bulan.

Saran dan Tips Tabung Apar ABC Powder ditempatkan pada tempat yang mudah terlihat, tidak terhalang oleh benda apapun. mudah dijangkau. Penempatan apar jangan terlalu tinggi, tidak melebihi standar PMK yaitu 120cm atau 20-30cm diatas permukaan lantai.

Untuk menghindari pembekuan media pada harap dilakukan 1 kali pembolak-balikan tabung per-bulan.

Dilakukan pengecekan tekanan dalam tabung dengan mengecek pressure/indikator yang berada pada tabung pemadam api. 

Dilakukan pengecekan selang pada Dilakukan pembersihan ntuk menghindari karat dan korosi.

MEDIA ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)

1. Dry Chemical Powder

Dry Chemical powder merupakan kombinasi dari fosfat Mono-amonium dan ammonium sulphate. Yang fungsinya adalah bahwa hal itu mengganggu reaksi kimia yang terjadi pada zona pembakaran, sehingga api berhenti. Dry Chemical powder juga memiliki titik lebur yang rendah dan pada partikel yang sangat kering serta membengkak untuk membentuk penghalang yang hingga oksigen tidak dapat masuk sehingga dapat menutup area api, akhirnya api tidak akan menyala dikarenakan pijakan api ditutupi oleh Dry Chemical powder.

Merupakan media pemadam api serbaguna, aman dan luas pemakaiannya karena dapat mematikan api kelas A, B, dan C.

Dapat menahan radiasi panas dengan kabut partikelnya.

Tidak menghantarkan listrik (Non Konduktif).

Serbuk kimia kering tidak beracun (Non Toxic).

2.Carbon Dioxide (Co2)

Senyawa kimia yang terbentuk dari 1 atom karbon dan 2 atom oksigen, yang dapat

dihasilkan baik dari kegiatan alamiah maupun kegiatan manusia.

Dapat digunakan memadamkan kebakaran kelas B dan C karena merupakan bahan gas, Co2 tidak merusak, dengan daya guna yang efektif dan bersih.

Sangat efektif digunakan dalam ruangan tertutup/ In Door.

Dapat menyerap panas sekaligus mendinginkan.

Konstruksi tabung sangat kuat dan berat karena dirancang khusus untuk menahan tekanan tinggi dan dilengkapi dengan selang yang panjang dengan nozzle yang berbentuk corong.

3. Foam AFFF (Aqueous Film Forming Foam)

Foam AFFF adalah berbasis air dan sering mengandung surfaktan berbasis hidrokarbon seperti sulfat sodium alkyl, dan fluoro surfactant sepertifluorotelomers, asam perfluorooctanoic (PFOA), atau asam perfluorooctanesulfonic(PFOS). Mereka memiliki kemampuan untuk menyebar di permukaan cairan berbasis hidrokarbon. Alcohol-resistant aqueous film forming foams (AR-AFFF) adalah busa yang tahan terhadap reaksi dari alkohol, dapat membentuk lapisan pelindung ketika disemprotkan.

Dapat digunakan untuk memadamkan api kelas A namun sangat cocok bila digunakan untuk kelas B.

Bersifat Kondukstif (Penghantar Listrik). Tidak dapat dipakai untuk memadamkan api kelas C.

Foam bersifat ringan, efektif untuk memadamkan zat cair yang mudah terbakar dengan cara mengisolasi oksigen dan menutupi permukaan zat cair untuk menghindari api yang dapat menjalar kembali.

4. Client Agent/ Gas (Pengganti Hallon) / HCFC 141B

HCFC-141b is a hydrochlorofluorocarbon (HCFC). Merupakan senyawa dari 1,1-dichloro-1-fluoroethane dan Chemical Abstracts.

Merupakan pemadam api yang bersih dan tidak meninggalkan residu.

Sangat efektif untuk semua resiko kebakaran kelas A, B dan C.

Tidak menghantarkan listrik (Non Konduktif), sehingga tidak akan menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik dan alat perkantoran modern lainnya.

CARA MENGGUNAKAN TABUNG PEMADAM API

Walaupun berbeda bentuk dan ukuran, namun berbagai merk Alat Pemadam Api Ringan umumnya memiliki cara kerja yang hampir sama :

Di dalam bahasa inggris terdapat singkatan untuk memudahkan kita mengingat cara menggunakan alat pemadam api ringan, yaitu :

P.A.S.S

Pull atau Tarik Pin hingga segel putus atau terlepas.

Pin berada diatas Tabung A.P.A.R (Alat Pemadam Api), Pin juga berfungsi sebagai pengaman, handle atau pegangan dari penekanan Alat Pemadam Api yang tidak disengaja.

Arahkan nozzle/Aim atau ujung hose Alat Pemadam Api yang kita pegang ke arah pusat api.

Squeeze atau Tekan handle atau Pegangan Untuk mengeluarkan/menyemprotkan isi tabung. Pada beberapa merk handle penyemprot terletak Dibagian ujung hose.

Sapukan nozzle/Sweep yang kita pegang ke arah Kiri dan Kanan api, agar media yang disemprotkan merata mengenai api yang sedang terbakar

Perlu diingat setiap jenis alat pemadam api ringan memiliki kemampuan jangkauan yang berbeda, disamping itu perhatikan arah angin sebelum kita mulai menyemprotkan isi tabung pemadam api ringan. Jangan sampai posisi kita berdiri berlawanan dengan arah angin, karena akan mebahayakan diri kita sendiri. Sebaiknya kita berdiri diposisi membelakangi arah angin selain untuk menghindari tiupan hawa panas juga menghindarkan kita dari media yg kita semprotkan kembali kearah kita.

CARA PEMILIHAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)

Sebaiknya memilih APAR yang memiliki penunjuk pressure tekanan dalam tabung, sehingga dapat dilihat masih fungsi atau tidaknya tabung pemadam api tersebut.

Memilih tabung seamless (Tanpa Las), sehingga mengurangi bahaya kebocoran pada tabung pemadam api.

Telah diuji kelayakannya oleh Dinas PMK Laboratories.

Sebaiknya memilih atau membeli tabung pemadam api yang bergaransi.

CARA PENEMPATAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)

Mudah terlihat, tidak terhalang oleh benda apapun.

Mudah dijangkau. Penempatan apar jangan terlalu tinggi, tidak melebihi standar PMK yaitu 120cm.

CARA PERAWATAN ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR)

Dilakukan pengecekan berkala per-6 bulan.

Untuk menghindari pembekuan media pada tabung pemadam api, harap dilakukan 1 kali pembolak-balikan tabung per-bulan.

Dilakukan pengecekan tekanan dalam tabung dengan mengecek pressure/indikator yang berada pada tabung pemadam api.

Dilakukan pengecekan selang pada tabung pemadam api.

Dilakukan pembersihan tabung untuk menghindari karat dan korosi.

 

Fungsi Alat Pemadam Api rigangan Yang Sebenar nya Adalah Alat Proteksi . Media Alat Pemadam Api tepat Untuk di gunakan dan di persiapkan di Awal Kebakaran Terjadi lebih bagus di persiapkan Alart Pemadam Api ringan Di bandingkan kita tidak persiapkan nya sama Sekali Karena Kebakaran Datang nya selalu tidak terduga Media alat pemadam ai ringan juga cocok untuk semua jenis kebakaran api 

Read 29826 times Last modified on Monday, 07 August 2017 10:36

Video Uji Laboratorium Dinas Pemadam

Video Cara Menggunakan Alat Safety