Sunday, 29 January 2017 16:22

Breathing Aparatus

Written by
Rate this item
(0 votes)
Breathing Aparatus Breathing Aparatus

pengertian breathing apparatus Mengenal Masker Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) Masker self-contained breathing apparatus adalah alat bantu pernafasan yang digunakan oleh pemadam kebakaran saat menjinakkan kobaran api

saat menjinakkan kobaran api. Masker ini disebut self-contained karena tidak bergantung pada persediaan udara jarak jauh, misalnya dari selang panjang. Alat yang bersifat resisten terhadap api ini memberikan udara layak untuk bernafas dalam kondisi hidup-mati atau IDLH (immediate danger to life and health) melalui tabung udara bertekanan, yang dibawa sendiri oleh penjinak api.

Ada tiga komponen utama yang terdapat di SCBA. Pertama, tabung udara sebagai penyimpan cadangan udara, yang isinya bervariasi (misalnya 30 megapascal). Kedua, regulator untuk mengatur tekanan udara. Ketiga, penghubung pernafasan berupa corong/katup dan masker wajah yang memungkinkan pengguna menghirup udara bersih dari tabung udara, sekalipun di tengah asap tebal. Selain itu, untuk mempermudah pemadam kebakaran, alat ini dilengkapi dengan pengunci di bagian pinggang dan gantungan bahu sehingga berfungsi sebagaimana tas ransel.

SCBA adalah alat yang bekerja menggunakan prinsip sirkuit terbuka. Prinsip sirkuit terbuka menandakan bahwa SCBA beroperasi dengan prinsip pernafasan pada umumnya: pengguna menghirup udara, menghembuskan udara, dan kemudian menyebabkan pengurangan/penipisan persediaan udara dalam tabung. Penggunaan SCBA dengan sirkuit terbuka terbilang aman karena sistemnya secara otomatis menjaga tekanan udara di dalam masker lebih tinggi daripada tekanan udara di luar masker. Dengan demikian, seandainya terjadi kebocoran pada masker, masih ada udara bersih yang mengalir keluar dan mencegah asap masuk ke dalam masker.

Udara yang dihasilkan SCBA bukanlah oksigen murni, melainkan udara yang sudah difiltrasi dan dikompresi.

SCAB/SCABA (Self Contain Air Breathing / Apparatus)

SCUBA (Self Contain Underwater Breathing Apparatus)

Definisi dari breathing apparatus - Ini merupakan istilah asing dalam Kedokteran. Definisi menurut kamus ekabahasa resmi Bahasa Indonesia definisi dari breathing apparatus adalah sebagai berikut. Definisi breathing apparatus Menurut Istilah Kedokteran peranti napas Itulah

Peralatan tersebut diatas pada dasar memiliki prinsip yang sama yaitu sebagai alat bantu pernapasan, dimana pada saat bekerja pada tempat kerja yang memiliki kandungan jumlah udara bersihnya dibawah ambang batas minimal, khususnya oksigen (O2).

Adapun bagian-bagian penting dari SCAB/A atau SCBA / SCUBA terdiri dari komponen penting, yaitu:

1. Backpack plate, berfungsi untuk mengakomodasi tabung udara (cylinder)

2. Reducer Valve, berfungsi untuk menurunkan tekanan dalam tabung udara (cylinder) dari tekanan tinggi menjadi tekanan rendah. Tekanan dalam tabung bervariasi berkisar 150 Bar / 200 Bar / 300 Bar menjadi tekanan rendah yaitu menjadi 8 Bar

3. Lung Demand Valve (LDV), berfungsi sebagai bagian penting mengatur komsumsi pemakaian udara dari tabung dan dihirup melalui masker tertutup (Full face Mask)

4. Full Face Mask, sebagai penutup wajah dan hidung untuk terhindar dari tekanan udara bebas yang terkontaminasii gas beracun atau jumlah oksigen (O2) kurang dari ambang batas minimal.

5. Pressure Gauge (Pengukur Tekanan), untuk mengetahui tekanan dalam tabung udara.

6. Warning Whistle, pluit penanda sebagai peringatan bahwa tekanan udara dalam tabung tinggal beberapa saat, untuk memperingatkan pemakai segera meninggalkan tempat berbahaya pada tempat yang lebih aman.

Warning visual, bisa berbentuk vibrasi (getaran) atau Sound (bunyian) kisaran 110dB pada jarak 100 cm. Sehingga mudah untuk didengar atau dirasakan oleh pemakai.

7. Cylinder (Tabung Udara), Tabung udara sesuai dengan perkembangan teknologi, banyak variasi dengan besar dan kecilnya volume udara dalam tabung. Dan terbuat dari bermacam bahan mulai dari Alloy (Alumunium), Steel (Baja) dan Fiber Composite.

Kapasitas dalam tabung biasanya berkisar: 2L, 3L, 4L, 5L, 6L, 6.8L, atau 9 L

Tekanan dalam tabung berkisar; 150 Bar, 200 Bar, 300 Bar.

Dari besar dan jenis bahan dasar tabung dapat mempengaruhi durasi pemakaian dan beratnya 

Sebagai contoh tabung terbuat dari seamless steel cylinder kapasitas 6L dengan tekanan 300 bar, dapat digunakan pada waktu +/- 45 Menit

Untuk mengetahui durasi pemakaian SCBA atau SCUBA adalah:

Volume udara dalam tabung x Tekanan Tabung

Komsumsi pemakaian dalam pernafasan

Komsumsi Pernapasan dikelompokan:

1. Rendah   : 20 Lpm

2. Medium  : 40 Lpm

3. Tinggi      : 80 Lpm

SCBA akan mengeluarkan bunyi seperti peluit sebagai tanda bahwa tekanan

udara dari dalam botol sudah hampir habis.

Hal-hal penting yang berhubungan dengan SCBA diantaranya adalah :

• Pastikan SCBA selalu dalam kondisi siap digunakan.

• Pastikan tekanan udara dalam kondisi penuh / sesuai dengan kapasitasnya.

• Tempatkan SCBA dalam posisi :

- Mudah dijangkau.

- Terhindar dari suhu udara yang panas, karena  akan mengakibatkan pemuaian pada botol sehingga tekanan udara akan naik.

- Terhindar dari kotoran.

• Pakailah SCBA dengan benar dan cepat, mengingat fungsi SCBA sebagai peralatan bantu pernafasan pada kondisi darurat karena paparan gas berbahaya.

• Lakukan perawatan rutin, jika terdapat kebocoran atau kerusakan segera laporkan untuk diperbaiki dan dilakukan pengisian ulang.

• Proses pengisian ulang SCBA akan mengakibatkan botol menjadi panas,karena perubahan tekanan pada ruang tertutup akan berbanding lurus dengan perubahan suhu, sehingga lakukan peredaman panas dengan merendam botol selama proses pengisian, tujuannya adalah untuk keselamatan kerja dan mempertahankan kondisi botol tetap dalam suhu stabil, sehingga ketika pengisian selesai dan botol menjadi dingin, tekanan udara tetap.

 jumlah udara yang dibutuhkan seseorang sesuai aktifitasnya

SCBA DAN BAGIANNYA

Teman, sebelum melangkah lebih jauh, kita harus mengetahui apa sebenarnya SCBA itu. SCBA adalah alat bantu pernapasan untuk waktu tertentu sesuai dengan jumlah oksigen yang tersedia pada alat tersebut1. SCBA terdiri dari dari Tabung(botol) bertekanan udara masker dan peralatan-peralatan pembawa2.  SCBA diisi dengan udara bebas sebagai alat bantu pernapasan.

JENIS SCBA

Ada tiga macam SCBA,yaitu2 :

SCBA Rescue unit adalah SCBA yang digunakan sebagai alat bantu pernapasan pada waktu melakukan proses pertolongan/penyelamatan atau pada saat melakukan pekerjaan dilingkungan yang terkontaminasi gas berbahaya. Waktu optimal penggunaan SCBA jenis ini selama 30 menit.

SCBA work unit adalah jenis SCBA yang digunakan selama sekitar 10 menit, dan SCBA jenis ini dilengkapi alat penyambung uadara untuk botol-botol cadangan udara lainnya. Karena adanya penyambungan maka SCBA ini dapat digunkan lebih dari 30 menit.

SCBA Escape Unit adalah SCBA yang digunakan untuk membantu pernapasan pada waktu meninggalkan lokasi berbahaya menuju lokasi yang aman dengan waktu penggunaan 10 menit. SCBA ini sering digunakan untuk pertolongan korban yang telah terpapar bahan berbahaya pada saat evakuasi. SCBA ini sering disebut SCBA emergency.

PENGISIAN ULANG SCBA

Sahabat, penggunaan SCBA harus selalu dalam keadaan terkontrol yaitu pengguna harus memastikan bahwa kandungan udara dalam SCBA benar-benar cukup ketika melakukan pekerjaan. Apabila kandungan Udara dalam SCBA telah habis, pengisian dapat dilakukan dengan pengisian air breathing compressor bertekanan tinggi denga filter-filter khusu untuk menyaring udara dan mengurangi kandungan air2. Udara yang dihasilkan kompresor secara berkala harus dilakukan uji kandungan, untuk memastikan kondisi dan kandungan udara yang dihasilkan. Sama halnya dengan botol SCBA juga harus dilakukan hidro test untuk memastikan kondisi dan kekuatan botol terhadap tekanan.

Sahabat, Perlu diperhatikan dalam pengisian SCBA akan mengakibatkan botol menjadi panas, karena perubahan tekanan pada ruang tertutup akan berbanding lurus dengan perubahan suhu. Untuk itu harus dilakukan peredaman panas  dengan cara merendam botol pada saat pengisian. Hal ini dilakukan sebagai keselamatan kerja dan menupayakan suhu botol dalam keadaan stabil sehingga setelah pengisian dilakukan botol tetap dalam keadaan dingin.

PERHITUNGAN WAKTU PENGGUNAAN SCBA

Rumus pengunaan waktu SCBA sebagai berikut :

Waktu penggunaan = volume botol (liter) x preasure (bar) / 40 liter/menit

40 liter/menit adalah kebutuhan udara rata-rata seseorang pada saat bekerja berat.

Contoh :

bila diketahui volume botol 9 liter dan tekanan 300 bar, maka = 9 x 300 / 40 = 2700 / 40 = 67,5 menit

waktu penggunaan SCBA secara optimum adalah hasil perhitungan dikurangi 10 menit sebagai waktu sebelum pemakaian masker dan 10 menit waktu cadangan, sehingga dari contoh tersebut maka waktu optimumnya adalah 47,5 menit.

atau lebih popular dikenal dengan adalah alat yang digunakan untuk pernapasan terhadap yang terkontaminasi. Sebenarnya istilah masker kurang tepat digunakan untuk 

Masker umumnya digunakan untuk melindungi lingkungan dari Masker umumnya Masker umumnya digunakan untuk melindungi lingkungan dari misalnya para pemakai Breathing baparatusdi industri makanan menggunakan masker untuk melindungi makanan dari kontaminasi menggunakan masker untuk melindungi pasien dari kontaminasi suster atau dokter. Karena masker tidak fit kewajah sehingga tidak bisa digunakan untuk melindungi sipemakai. Sementara respirator harus fit kewajah sehingga bisa melindungi sipengguna dari kontaminan lingkungan. Secara garis besar respirator terbagi menjadi empat jenis , yaitu:

Nonpower Air Purifying Respirator (NAPR)

Powered Air-Purifying Respirator (PAPR)

Supplied-Air Respirator (SAR)

Self Contained Breathing Apparatus (SCBA)

NAPR adalah pemurni udara dari dan hanya dapat digunakan pada atmosfer yang mengandung oksigen minimal 19.5%. NAPR memurnikan udara yang terkontaminasi oleh aerosol, uap dan gas sebelum udara tersebut masuk kedalam sistem pernapasan. Aliran udara kedalam sistem pernapasan melalui NAPR dialirkan secara alami oleh pernapasan sipengguna tanpa adanya bantuan dari sistem lain. Ada dua jenis NAPR yaitu Respirator gas & uap dan particulate respirator.

Respirator Gas dan Uap

Respirator gas dan uap umumnya dikenal dengan Cartridge Respirator atau Gas Masks”. Perbedaannya adalah kalau gas masks menggunakan elemen pemurni udara yang disebut canister dengan ukuran lebih besar dari cartridge yang digunakan pada chemical cartridge respirator.ditangkap oleh sorbent (bahan penyerap gas dan uap) dan menyimpannya, kemampuan serap sorbent sangat tergantung dari jenis dan luas permukaan yang dapat menyerap uap dan gas. Umumnya sorbent memiliki permukaan luas yaitu sekitar 1500 m2 / gram. Gas atau uap yang melewati sorbent akan terikat pada permukaan sorben baik secara fisik atau secara yang dikenal dengan absorbsi. Absorbsi adalah kemampuan sorben untuk mengikat melekul gas atau uap baik secara kimia atau fisika. Biasanya daya ikat fisik dari sorben lemah dan bisa lepas kembali. Ikatan kimia biasanya lebih kuat dari ikatan fisik, untuk uap dan gas biasanya digunakan karbon aktif 

yang sudah ditreatmen atau ditambahkan dengan khusus agar besifat selective untuk mengikat gas atau uap tertentu. Ikatan kimia biasanya tidak bersifat reversible seperti halnya ikatan fisik. Catridge dan canister memiliki kemampuan serap yang tinggi pada awal penggunaan dan akan mengalami penurunan hingga akhir masa pakai (masa jenuh). Lama masa jenuh sangat tergantung dari konsentrasi uap atau gas diudara dan perawatan terhadap respirator tersebut. Canister atau catridge harus diganti sebelum jenuh, tidak ada ketentuan yang ditetapkan oleh OSHA berapa lama catridge atau canister bisa digunakan, tapi memberikan petunjuk kapan harus dilakukan penggantian. Ada dua metoda yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah catridge atau canister sudah harus diganti, yaitu pertama yaitu dengan melihat indikator end of service life yang terdapat pada canister atau catridge dan yang kedua adalah dengan mengembangkan jadual penggantian berdasarkan petunjukInformasi penggantian dapat diperoleh dari pembuat atau pemasok respirator tersebut. Respirator gas dan uap ini tidak boleh digunakan pada kondisi IDLH (Immediate Dangereous to Life and Health) atmosfir atau kondisi konsentrasi oksigen dibawah 19.5%. Gas masker boleh digunakan untuk proses penyelamatan jika tidak kekurangan oksigen (>19.5%). Respirator gas dan uap tidak boleh digunakan untuk masuk kekondisi lingkungan yang memiliki konsentrasi uap atau gas dengan tingkat yang tinggi dan menunjukkan tingkat kehidupan yang rendah pada konsentrasi maksimum. Ada respirator khusus untuk eperti vinil klorida dan formaldehid yang telah disetujui oleh NIOSH, karena pengunaan respirator uap organik biasa tidak bisa digunakan karena keterbatasan kemampuan sorben. Anda sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan pembuat atau pemasok dalam menentukan jenis respirator yang akan digunakan dan hendaklah selalu mengacu pada standar internasional yang sudah ditetapkan.

Particulate Respirators respirator digunakan untuk memurnikan udara dari (aerosol). Filter dari respirator menangkap partikel atau aerosol dari udara dengan metoda penyaringan, sehingga udara yang melewati respirator menjadi bersih dari particulate. Mekanisme filtrasi oleh fiber ini disebut juga penyaringan secara mekanik, dan ini akan sangat tergantung dari kerapatan (density serat dari filter. Untuk meningkatkan daya saring dari respirator, biasanya diberikan muatan (elektrostatis) pada bahan fiber sehingga mampu menyaring partikel yang jauh lebih kecil. Efisiensi dari penyaring partikel juga sangat ditentukan oleh ukuran partikel, secara umum partikel dengan ukuran 0.1 – 1.0 mikron sangat sulit untuk ditangkap, artinya tingkat penetrasinya tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa partikel dengan ukuran 0.3 mikron adalah partikel yang paling tinggi tingkat penetrasinya atau paling sulit untuk ditangkap. Maka partikel dengan ukuran 0.3 mikron dijadikan standar untuk menentukan efisiensi dari suatu respirator partikel. Sebagai contoh jikan suatu repirator memiliki spesifikasi N95, ini artinya bahwa respiraor tersebut memiliki efesiensi penyaring 95% terhadap partikel dengan ukuran 0.3 mikron. NIOSH mengklasifikasikan nonpowerd air-purifying respirator menjadi 3 series, yaitu :

N Series – Not resistant to Oil. Respirator dengan kode N menunjukkan bahwa respirator tersebut tidak bisa digunakan dalam lingkungan atau atmosfer yang mengadung oil aerosol, atau hanya bisa digunakan untuk area yang free dari oil aerosol atau partikel yang berminyak.

R series – Resistant to Oil. Dapat digunakan untuk lingkungan yang mengandung oil aresol di atmosfernya atau partikel yang berminyak.

P series – Oil Proof. Dapat digunakan untuk lingkungan yang mengandung oil aresol di atmosfernya atau partikel yang berminyak.

Selanjutnya NIOSH juga mengklasifikasikan efesiensi dari respirator ini menjadi tiga kelas tingkatan penetrasi, yaitu:

Keals 100%, yaitu repirator yang mampu menyaring partikel dengan ukuran 0.3 mikron hingga >/=99.97% (efesiensi >/=99.97%)

Kelas 99%, yaitu respirator yang mampu menyaring partikel dengan ukuran 0.3 mikron hingga >/=99% (efisiensi >/=99%)

Kelas 95%, yaitu respirator yang mampu menyaring partikel dengan ukuran 0.3 mikron hingga >/=95% (efisiensi >/=95%)

Sekali lagi yang harus digaris bawahi adalah bahwa penentuan kelas tersebut diatas adalah berdasarkan pengujian dengan menggunakan partikel yang paling tinggi tingkat penetrasinya yaitu 0.3 mikron. Artinya partikel-partike dengan ukuran yang lebih besar atau lebih kecil dari 0.3 mikron akan memiliki tingkat penetrasi yang lebih rendah atau efisiensi dari respirator tersebut akan lebih tinggi terhadap partikel-partikel tersebut.

2. Powered Air-Purifying Respirator (PAPR)

PAPR adalah respirator pemurni udara dengan menggunakan pompa udara untuk mendorong atau menarik udara menuju respirator atau penyaring. Umumnya pompa atau blower udara tersebut menggunakan baterai.Adabentuk PAPR yaitu half mask, full facepiece, loose fitting facepiece helmets or hoods. NIOSH hanya mensyaratkan bahwa PAPR harus menggunakan HEPA filter efesiensi tinggi yang sudah diuji ketahanannya terhadap panas pada kondisi uji yang sudah ditetapkan. Karena PAPR adalah sistem pemurnian udara maka PAPR tidak boleh digunakan pada area Immediate Dangerous to Life and Health (IDLH) atau pada area yang kondisi atmosfernya mengandung oksigen dibawah 19.5%.

3. Supplied-Air Respirator (SAR)

SAR merupakan respirator dengan sistem pemberian udara segar dari luar area yang terkontaminasi, supply udara menggunakan selang dari tanki penyimpanan udara. SAR tidak memiliki filter ataupun catridge. Jadi kualitas udara yang disuplai sangat tergantung dari udara luar sumber penyimpan udara eksternal. SAR juga hanya digunakan untuk lingkungan yang bukan IDLH. Ada tiga tipe SAR yaitu tipe A, B dan C. Tipe A dan B dikenal dengan masker selang dan tidak banyak digunakan. Tipe C dikenal dengan airline respirator yang dapat dilengkapi dengan half mask, full facepiece dan loose fitting facepiece helmets or hoods dengan tekanan udara tidak lebih dari 125 psi yang disuplai dengan selang udara. Jika menggunakan sistem tightfitting respiratory inlet coverings maka minimum aliran udara adalah 115 Lpm dan jika menggunakan loose-fitting respiratory inlet coverings maka minimum aliran udara adalah 170 Lpm. Dan Maksimum aliran udara untuk airline respirator adalah 425 Lpm. NIOSH mensertifikasi tipe “CE” mengacu pada tipe C SAR yang dirancang untuk abrasif blasting yang memiliki penutup bagian luar untuk melindungi pemakainya dari pantulan balik dari bahan abrasif. Panjang selang untuk perangkat tipe C diperolehkan 15, 25, atau 50 ft  sampai dengan maksimum 300 ft. Maksimum tahanan inhalasi dan exhalasi adalah 50mmH2O.

4. Self Contained Breathing Apparatus (SCBA)

Self Contained Breathing Apparatus atau dikenal dengan SCBA adalah alat bantu atau pernapasan untuk waktu tertentu sesuai dengan jumlah oksigen yang tersedia pada alat tersebut. SCBA menyimpan udara (oksigen) terkompresi, terkompresi atau oksigen cair, atau bahan kimia yang menghasilkan oksigen. Alat ini tidak memerlukan pasokan udara dari tempat lain atau dari luar. SCBA diklasifikasikan sebagai open-circuit atau closed circuit devices. Dalam rangkaian terbuka (open circuit) aliran pernapasan dibuang keluar atau ke atmosfer. Dan dalam rangkaian tertutup (closed circuit) aliran pernapasan disimpan didalam respirator untuk selanjutnya ditangkap CO2 dan moisture yang ada dan direkondisi dengan oksigen segar

SCBA biasanya digunakan pada area yang kontaminasi udaranya sangat tinggi, sehingga perlu juga diperhatikan kemungkinan paparan terhadap tubuh seperti kulit. Uap dan gas tertentu pada konsentrasi tinggi dapat merusak bagian tubuh lain selain pernapasan. Misalnya udara yang terkontaminasi ammonia pada konsentrasi sekitar 3% dapat menyebabkan luka bakar pada kulit. Asam Hydrocyanic dalam bentuk gas, pada suhu sedikit diatas suhu kamar dapat menembus kulit dan menyebabkan keracunan sistemik. Untuk menghindari terhadap bagian tubuh lain, maka sangat disarankan untuk memilih pakaian pelindung yang tepat.

SEMOGA BERMANFAAT

 

 

 

Read 1608 times Last modified on Monday, 30 January 2017 19:35

Kontak Cepat (2)

Andy Rifky
WA 
WA / XL 087885235999

Email: gmproteksi@gmail.com

Kantor Penjualan & Pemasaran 
      Komplek Taman Palem Mutiara Blok A15 No. 28
Cengkareng Jakarta Barat
Telp: (021) 54353513,
Faks: (021) 54355904

Jual Alat Pemadam Kebakaran Fire Indo

Jual Alat Pemadam Kebakaran Api 6 Kg Lokal - Top...
jual alat pemadam kebakaran Jual APAR Tabung Pemadam Api Powder 6 Kg atau Dry Chemical Powder 6, Kg merupakan kombinasi dari bahan kimia fosfat Mono-amonium dan ammonium sulphate. Yang berfungsi mengganggu reaksi kimia yang terjadi pada zona api yang terbakar, sehingga api dapat di padamkan. Dry... More detail
Jual Alat Pemadam Kebakaran 3 Kg Lokal - Antar...
Jual APAR Tabung Pemadam Api Powder 3 Kg atau Dry Chemical Powder SKP- 3 Kg - Antar Gratis, CepatMurah alat pemadam api  Dry Chemical Powder merupakan kombinasi dari bahan kimia fosfat Mono-amonium dan ammonium sulphate. Yang berfungsi mengganggu reaksi kimia yang terjadi pada zona api yang... More detail
Harga Pemadam Api Fire Indo
Alat pemadam api ringan adalah alat pemadam kebakaran api portable, cocok untuk di gunakan sebagai perlengkapan keselamatan untuk ruangan seperti kitchen lestoran, dapur umum, ruangan kantor, dan sejenis nya, untuk mengenal alat pemadam kebakaran api portable silakan lihat dan baca artikel ini,... More detail
Jual Alat Pemadam Portable
  MEDIA ALAT PEMADAM API RINGAN (APAR) 1. Dry Chemical Powder Dry Chemical powder merupakan kombinasi dari fosfat Mono-amonium dan ammonium sulphate. Yang fungsinya adalah bahwa hal itu mengganggu reaksi kimia yang terjadi pada zona pembakaran, sehingga api berhenti. Dry Chemical powder juga... More detail
prev
next

Jual Alat Pemadam Kebakaran Fire Indo (copy)

Jual Alat Safety - Sertifikat & Penghargaan
 PT. Global Mitra Proteksindo bergerak di bidang Fire Equipment Product dan Fire Protection System. Melayani Penjualan Produk Alat Pemadam Api, Fire Alarm System, Hydrant System, FM200 Fire Suppression System, Alat Alat Safety dan Refill Isi Ulang Alat Pemadam Api Ringan APAR/APAB, Sejak Tahun... More detail
prev
next

Live Visitor